Berita Terbaru Solo Raya

Solo Resmi Terapkan PPKM Darurat Mulai 3 - 20 Juli 2021, Kegiatan Masyarakat Dibatasi

Gibran mengatakan sektor esensial masih boleh buka, namun sektor non esensial tetap tutup. 

Penulis: Agil Tri Setiawan
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/AZFAR MUHAMMAD
Food court Solo Paragon Mall, Kamis (6/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Agil Tri

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Dalam kurun waktu dua hari, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal menerapkan PPKM Mikro Darurat.

Ya, PPKM Mikro Darurat bakal diterapkan mulai tanggal 3-20 Juli 2021.

Baca juga: Belasan Pedagang Positif Covid-19, Pasar Simo Boyolali Kini Ditutup Seminggu

Baca juga: Kasus Covid 19 Melonjak, Destinasi Wisata Gunungkidul Tetap Buka Dengan Memperketat Penerapan Prokes

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, aturan yang diterapkan di Kota Solo, sama aturan dengan PPKM Mikro Darurat yang diterapkan Pemerintah Pusat.

"Implementasinya sama, kita hanya menjalankan dan tidak ada tawar-menawar," katanya, Kamis (1/7/2021).

Salah satu poin yang menarik perhatian adalah penutupan mall. 

Menanggapi hal itu, Gibran mengatakan sektor esensial masih boleh buka, namun sektor non esensial tetap tutup. 

"Mall tidak sepenuhnya tututp. Tetap buka, tapi ada aturannya," ujarnya. 

"Didalam mall itu kan ada tempat makan, supermarket, dan toko obat, itu boleh buka," imbuhnya. 

Kendati demikian, untuk rumah makan maupun restauran harus dibungkus. Pembeli dilarang makan ditempat selama penerapan PPKM Mikro Darurat.

Selama penerapan PPKM Mikro Darurat ini, Pemkot Solo juga bakal mengebut vaksinasi. 

"Vaksinasi kita kebut lagi, untuk menekan penyebaran virus Covid-19," imbuhnya. 

Pelayanan publik di Kota Solo juga masih berjalan seperti biasanya. 

"Warga solo tidak perlu panik, ini untuk kebaikan dan kesehatan Kota kita. Saya yakin penenanganan Covid-19 bisa ditekan, kita ini dilevel 4," ujarnya. 

Sementara itu, Sekda Soli Ahyani menambahkan, masyarakat masih bisa keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. 

Namun, harus menerapkan protokol kesehatan ketat. "Pasar buka sampai jam 17.00 wib. Yang pasar malam, nanti menyesuaikan," ujarnya. 

Meski dibatasi, Pemkot Solo tidak akan mendirikan posko satgas Covid-19 di pusat keramaian seperti pasar modern dan tradisional. 

Dalam penerapan PPKM Mikro Darurat ini, Pemkot Solo bakal menggandeng TNI dan Polri untuk pengawasannya. 

"Untuk sanksinya, akan lebih ketat lagi. Karena ini nanti ditarik ke UU Kesehatan. Utamanya untuk kerumunan," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved