Berita Indonesia Terbaru

Bali Akan Jadi Pilot Project Wisata Berbasis Vaksin, Kadispar Sebut Tunggu Regulasi Pusat

Pasalnya, hingga saat ini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat maupun Pemprov Bali terkait rencana itu.

Editor: Ekayana
SHUTTERSTOCK / Judith Lienert
Ilustrasi Bali - Umat Hindu Bali yang sedang berada di area pura di Kabupaten Buleleng, Bali. (SHUTTERSTOCK / Judith Lienert) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pemerintah pusat melalui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat ini tengah mewacanakan adanya wisata berbasis vaksin.

Bahkan, Bali sendiri oleh Kemenparekraf disebutkan bakal dijadikan pilot project dalam program tersebut.

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali, Putu Astawa mengaku hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui mengenai hal tersebut.

Baca juga: Kasus Covid 19 Melonjak, Destinasi Wisata Gunungkidul Tetap Buka Dengan Memperketat Penerapan Prokes

Baca juga: Area Bandara Ngurah Rai Bali Kini Bisa Buat Foto Prewedding, Ini Syaratnya

Pasalnya, hingga saat ini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat maupun Pemprov Bali terkait rencana itu.

“Kalau sampai saat sekarang saya belum tahu kebijakan dari Pak Gub ya,” kata dia saat dikonfirmasi, Minggu 27 Juni 2021 sore.

Bahkan, pihaknya mempertanyakan kebijakan tersebut, khususnya mengenai ketersediaan vaksin yang akan digunakan dalam pilot project tersebut, yakni apakah menggunakan kuota jatah milik Pemprov Bali atau dari pemerintah pusat.

“Karena kan terus terang saja vaksinnya dari mana, apakah vaksinnya mengambil jatahnya Pemprov Bali atau ada kuota lain, ini yang saya belum tahu,” akunya.

Selain itu, ia juga mempertanyakan mengenai petugas yang akan menjadi vaksinator tersebut, apakah menggunakan tenaga dari Pemprov Bali atau dari pemerintah pusat.

“Kedua berkaitan dengan tenaga yang akan vaksinator itu siapa, sampai saat sekarang saya belum dapat kebijakan resmi berkaitan dengan itu,” tambahnya.

Pun begitu, ia mengungkapkan pihaknya secara umum mendukung kebijakan tersebut.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap pemerintah pusat untuk segera mengatur mengenai regulasi pilot project tersebut.

Astawa menyebut jika pilot project tersebut dilaksanakan, pihaknya optimistis bakal membantu memulihkan kedatangan wisatawan ke Bali.

Seperti diketahui, hingga saat ini rencana pembukaan Bali untuk wisatawan masih belum ada kejelasan.

Padahal, awalnya direncanakan pembukaan tersebut akan dilakukan pada Juli 2021 ini.

“Kalau sepanjang itu sesuai ketentuan yang ada saya pasti mendukung, tentu ini akan dikaji oleh Kemenkes lah, kan mereka yang tau soal vaksin. Kalau saya berpikir aspek kedatangan pengunjung ya oke-oke aja,” paparnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Provinsi Bali akan menjadi pilot project wisata berbasis vaksin atau vaccine based tourism.

“Jadi, kami ditugaskan menyiapkan program wisata vaksinasi ini. Oleh karena itu, kita hadirkan program wisata berbasis vaksin. Dan Bali terpilih (sebagai pilot project), karena saat ini Bali sangat membutuhkan wisatawan, karena kontraksi ekonomi yang sangat mendalam, tapi tidak menutup kemungkinan destinasi-destinasi lainnya juga akan diberlakukan program tersebut,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Selasa lalu.

Baca juga: 4 Pedagang Positif Covid 19, Pasar Wirogunan Sukoharjo Ditutup 2 Hari

Baca juga: Balita dan Ibu Hamil Kini Bebas Masuk Tempat Wisata di Kota Solo, Tapi Prokes Diperketat

Menurut Sandiaga, ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian Bali yang terus mengalami kontraksi mendalam akibat pandemi Covid-19.

Tercatat pada kuartal keempat tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Bali -12,21 persen.

Sementara pada kuartal kedua tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Bali diprediksi -6 sampai -8 persen.

Lewat wisata berbasis vaksin, wisatawan akan ditawarkan paket wisata dan pemberian vaksin Covid-19. Namun, pemberian vaksin dalam paket ini diprioritaskan untuk wisatawan lokal.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved