Berita Indonesia Terbaru

Pantai Parangtritis Tutup Karena Lonjakan Kasus Covid 19, Banyak Wisatawan yang Putar Balik

Wisatawan memahami penutupan beberapa tempat wisata saat akhir pekan, khususnya pantai.

Editor: Ekayana
kompas.com
Pantai Parangtritis di Daerah Istimewa Yogyakarta.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pantai Parangtritis yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul masih tutup pada akhir pekan Sabtu-Minggu (26-27 Juni 2021).

Namun, nyatanya banyak wisatawan yang belum mengetahui hal tersebut.

Terlihat ratusan kendaraan wisatawan diputar balik karena ingin berkunjung ke kawasan wisata Pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga: Ada Klaster Hajatan, Wisata Bukit paralayang Watugupit Kini Tutup Sementara

Baca juga: Ikan Wader Sambel Colek, Kuliner Langka Zaman Kerajaan Majapahit yang Hanya Ada di Mojokerto

Weekend depan, Pantai Parangtritis sudah buka dengan protokol kesehatan yang makin ketat.

Kasatpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan, Tim Penegakkan Hukum (Gakkum) Satgas Covid-19 Kabupaten Bantul memutarbalikkan 650 kendaraan roda dua dan roda empat yang akan berkunjung ke Pantai Parangtritis atau Pantai Depok di TPR Induk Pantai Parangtritis.

"Dari jam 07.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB, ada 200 mobil dan 450 kendaraan bermotor roda dua yang kita putarbalikkan," kata dia kepada Kompas.com, Sabtu (26/6/2021).

Ia melanjutkan, wisatawan memahami penutupan beberapa tempat wisata saat akhir pekan, khususnya pantai. Para wisatawan diarahkan ke obyek wisata lain yang tidak ditutup pemkab. "Kalau warga sekitar kami perbolehkan masuk dengan catatan menunjukkan identitasnya," ujar Yulius.

Akhir pekan depan sudah buka lagi

Sementara itu, Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul  Markus Purnomo Adi mengatakan, minggu depan kawasan wisata yang dikelola pemkab Bantul akan dibuka seperti biasa, namun dengan pengamanan protokol kesehatan ketat.

"Kemungkinan dibuka dengan pengetatan khusus," kata Markus.

Protokol kesehatan yang diperketat, antara lain adalah kapasitas pengunjung dibatasi 50 persen dan pengunjung wajib menggunakan masker.

Sebelum dibuka, berbagai persiapan dilakukan. Salah satunya adalah vaksinasi bagi seluruh pelaku wisata di pantai.

Sebelumnya Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan bahwa keluarnya Inbup No 15 Tahun 2021 terkait PPKM Mikro perpanjangan ke sembilan dengan menutup tempat wisata yang di bawah pengelolaan Pemkab Bantul.

Hal itu sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 karena tempat wisata, khususnya pantai menjadi pintu masuk penyebaran Covid-19.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Pantai Parangtritis Tutup, Masih Banyak Wisatawan yang Kecele

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved