Berita Indonesia Terbaru

Kasus Covid 19 Melonjak, Destinasi Wisata Gunungkidul Tetap Buka Dengan Memperketat Penerapan Prokes

Bupati meminta seluruh pelaku wisata lebih menggencarkan lagi protokol kesehatan (prokes).

Editor: Ekayana
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana Pantai Baron, Gunungkidul beberapa waktu lalu 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Situasi penyebaran COVID-19 di wilayah DIY, termasuk di Gunungkidul saat ini terus melonjak.

Namun, pemerintah setempat saat ini belum memberikan keputusan yang pasti berkaitan dengan operasional di sektor pariwisata.

Baca juga: Kasus Covid 19 Melonjak, PT TWC Batasi Kuota Kunjungan ke Candi Prambanan, Borobudur, dan Ratu Boko

Baca juga: 4 Pedagang Positif Covid 19, Pasar Wirogunan Sukoharjo Ditutup 2 Hari

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Harry Sukmono, mengatakan hingga saat ini belum ada opsi penutupan destinasi wisata.

"Sebab dari Gubernur DIY menyatakan belum akan menutup, begitu juga dari Bupati," kata Harry, Minggu (27/06/2021).

Kendati begitu, ia mengungkapkan pertemuan sempat dilakukan dengan Bupati serta jajaran, Dispar DIY, hingga mitra asosiasi wisata di Gunungkidul.

Pertemuan membahas tentang aktivitas wisata ke depan.

Menurut Harry, saat itu Bupati meminta seluruh pelaku wisata lebih menggencarkan lagi protokol kesehatan (prokes).

Sebab kunci utama pencegahan ada di sana.

"Beliau menyadari pentingnya prokes ini, sehingga meminta lebih digencarkan lagi," jelasnya.

Sunaryanta selaku Bupati Gunungkidul sempat melempar wacana memberlakukan kembali Rapid Antigen Test di pintu wisata.

Hal itu dilakukan sebagai upaya menekan potensi penularan.

Harry menyatakan pihaknya tak mempermasalahkan hal itu.

Ia menilai justru kebijakan itu berpengaruh pada tingkat kepercayaan bagi sektor pariwisata di Gunungkidul.

"Apalagi sebelumnya sudah kami lakukan, saat kabupaten/kota lain belum menerapkan hal serupa," jelasnya.

Harry menyatakan siap mengikuti jika syarat Rapid Antigen benar-benar kembali diberlakukan.

Ia pun kini mengharapkan para pelaku wisata lebih berhati-hati dan meningkatkan penerapan prokesnya. 

Sebelumnya, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, membuka opsi penerapan Rapid Antigen Test di pintu wisata.

Wacana dilempar sebagai respon atas penutupan wisata saat akhir pekan oleh Pemkab Bantul.

"Sebisa mungkin tingkat kunjungan saat ini perlu dikurangi," katanya.

Sunaryanta menegaskan belum akan menutup wisata.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved