Berita Indonesia Terbaru

Ada Klaster Hajatan, Wisata Bukit paralayang Watugupit Kini Tutup Sementara

Apabila nanti para pelaku wisata dinyatakan negatif, maka Bukit Paralayang Watugupit akan dibuka lebih cepat.

Editor: Ekayana
KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA
Menjelang Matahari Terbenam di Bukit Paralayang Watugupit, Yogyakarta, Minggu (19/1/2020) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Bukit Paralayang Watugupit di Kalurahan Giricahyo, Kapanewon (Kecamatan) Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini tengah tutup untuk sementara.

Penutupan tersebut dilakukan sejak Kamis (24/6/2021) hingga 14 hari ke depan.

Bukit yang dikenal untuk melihat matahari tenggelam ini ditutup sementara karena ada pelaku wisata di Kawasan Watugupit yang menunggu hasil swab klaster hajatan.

Baca juga: Berwisata ke Nepal van Java Dusun Butuh di Magelang, Berikut Harga Tiket Masuk Terbaru 2021

Baca juga: Ada Penumpang Positif Covid-19, Lion Air dan Citilink dari Surabaya Dilarang Mendarat di Pontianak

Lurah Giricahyo Suparyana mengatakan, penutupan sementara ini berawal dari adanya hajatan di Padukuhan Gabuk, Kalurahan Giricahyo pada 20 Juni 2020.

Selesai hajatan, ternyata ada empat orang warga terkonfirmasi positif. Satgas Covid-19 Kapanewon Purwosari pun langsung melakukan tracing terhadap 71 orang.

Pelaku wisata ikut hajatan

Dari jumlah 71 orang, beberapa orang di antaranya adalah pelaku wisata di Watugupit. Adapun, mereka bertugas seperti petugas parkir, pemandu, dan penjual. Mereka terlibat dalam hajatan warga.

"Akhirnya daripada menyebar di luar wilayah Pedukuhan Gabuk, Giricahyo, diputuskan untuk ditutup dari tanggal 24 (Juni) sampai 14 hari ke depan. Apalagi ini masih menunggu hasil swab sekitar 71 orang," kata Suparyana kepada Kompas.com, Sabtu (26/6/2021).

Ia melanjutkan bahwa apabila nanti para pelaku wisata dinyatakan negatif, maka Bukit Paralayang Watugupit akan dibuka lebih cepat.

"Jadi kalau hasil swab (pelaku wisata Watugupit) negatif (Covid-19), bisa membuka sana lagi," ujar Suparna.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti penutupan wilayah watugupit. Untuk destinasi wisata yang lain tetap buka seperti biasa. "Belum ada intruksi (penutupan kawasan wisata)," kata Harry.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Ada Klaster Hajatan, Wisata Bukit paralayang Watugupit Tutup Sementara

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved