Berita Indonesia Terbaru

Area Bandara Ngurah Rai Bali Kini Bisa Buat Foto Prewedding, Ini Syaratnya

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki banyak spot menarik untuk dapat diabadikan dalam bentuk gambar maupun video. 

Editor: Ekayana
Tribunbali
Kini Warga Bisa Bikin Foto Prewedding di Areal Bandara Ngurah Rai Bali, Ini Syarat dan Tarifnya 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki banyak spot menarik untuk dapat diabadikan dalam bentuk gambar maupun video. 

Saat ini PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali membuka kesempatan bagi masyarakat, baik perorangan maupun institusi, yang berminat untuk melakukan pengambilan foto dan video di beberapa spot di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Baca juga: Kasus Covid-19 di DIY Tinggi, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Selama Sepekan

Baca juga: Venesia Akan Masuk Daftar Warisan Dunia yang Terancam Punah UNESCO?

Beberapa diantaranya adalah keindahan Candi Bentar, keindahan arsitektur bandara, dan beberapa fasilitas bandara lainnya yang pada waktu sebelumnya sulit diakses dan sangat dibatasi. 

“Hal ini merupakan bentuk inovasi layanan bagi masyarakat luas dan juga inovasi untuk memperluas potensi pendapatan bandara,” ujar Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan, Sabtu 26 Juni 2021.

Dengan harga yang relatif terjangkau, masyarakat umum dapat mengabadikan momen indah bersama pasangan, keluarga, teman, dan orang tersayang di area bandara yang sebelumnya tidak dapat diakses publik umum. 

“Bagi pasangan yang ingin mengabadikan momen indah bersama untuk prewedding secara berbeda dan ikonik, photoshoot di Bandara Bali bisa menjadi pilihan utama lokasi prewedding Anda," tambahnya.

Namun, karena bandara merupakan objek vital negara yang harus terjaga keamannnya, tidak semua area bandara dibuka untuk layanan ini. 

“Kami memastikan bahwa aspek keamanan dan keselamatan di bandara tetap dijaga dan diutamakan walau terdapat layanan airport photo and video shoot," imbuh Handy. 

Untuk dapat melakukan photo dan video shoot di Bandara Bali, masyarakat, khususnya untuk kategori perorangan, hanya perlu membayar tarif mulai dari Rp 5.000.000,- per 4 jam dan untuk penambahan waktu dikenakan penambahan tarif sebesar Rp1.000.000,- per jam. 

Sedangkan untuk kategori perusahaan atau corporate dikenakan tarif yang berbeda dengan tarif perorangan. 

Dengan tarif tersebut, masyarakat yang berminat melakukan pengambilan foto dan video akan mendapatkan akses pengambilan foto dan video ke area sisi udara (airside) dan sisi darat (landside) (kecuali area terlarang), airport pass maksimum 8 orang, dan ruang ganti. 

Pihak pengelola Bandara Bali hanya menyediakan lokasi saja dan tidak menyediakan fotografer/videografer, make-up artist, kostum, dan properti lain terkait kegiatan pengambilan foto dan video.

Lantas, apa saja syarat agar bisa melakukan sesi foto di areal Bandara Ngurah Rai?

Bagi masyarakat yang berminat melakukan pengambilan foto dan video di Bandara Bali, dapat menyiapkan beberapa persyaratan dibawah ini:

Perorangan/individu:

1. Mengajukan surat permohonan sewa tempat lokasi pengambilan foto dan video di area bandara yang ditujukan ke General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali;

2. Melampirkan konsep foto dan lokasi yang dipreferensikan;

3. Melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perorangan/individu;

4. Melampirkan Kartu Tanda Pengenal (KTP) perorangan/individu;

5. Melampirkan Kartu Keluarga (KK).

Sumber: Tribun Bali

Halaman selanjutnya

Perusahaan:

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved