Berita Dunia Terbaru

Venesia Akan Masuk Daftar Warisan Dunia yang Terancam Punah UNESCO?

Kapal pesiar yang berlayar di antara pusat kota yang bersejarah merupakan salah satu “ancaman” yang disebutkan dalam laporan tersebut.

Editor: Ekayana
UNSPLASH/Miranda Salzgeber
Pemandangan kapal pesiar dan beberapa kapal lainnya di Kota Venesia, Italia 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Venesia di Italia saat ini direkomendasikan untuk menjadi bagian World Heritage in Danger atau daftar Warisan Dunia yang Terancam Punah UNESCO.

Melansir dari CNN Travel, rekomendasi tersebut telah dirumuskan hari Senin (21/6/2021) setelah pembuatan laporan konservasi tahunannya. 

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Wisata Purbalingga Tutup Akhir Pekan 26-27 Juni 2021

Baca juga: Berwisata di Batu Belimbing Bangka Selatan, Granit Raksasa Berusia Jutaan Tahun

Adapun, kemungkinan Venesia untuk dimasukkan ke dalam daftar tersebut telah ditambahkan ke agenda sementara untuk sesi pleno pada 16-31 Juli 2021. Keputusan akhir berada di pihak Komite Warisan Dunia.

Kapal pesiar jadi salah satu “ancaman”

Kapal pesiar yang berlayar di antara pusat kota yang bersejarah merupakan salah satu “ancaman” yang disebutkan dalam laporan tersebut.

Pada bulan Maret, pemerintah pusat telah mengeluarkan dekrit yang isinya melarang keberadaan kapal berukuran besar, termasuk kapal pesiar.

Pemerintah juga menuntut dibukanya tender pengadaan pelabuhan di luar laguna.

Namun, kapal tetap dijadwalkan berlabuh di laguna sampai pelabuhan baru dibangun. Sementara, otoritas kota mendorong adanya pelabuhan industri di dalam kawasan laguna, meski bukan di pusat kota. Pada saat yang bersamaan, pelabuhan komersil belum siap dipakai untuk kapal pesiar.

“Meski larangan hukum untuk kapal lebih dari 40.000 gross ton untuk memasukki Venesia sudah ada, namun (larangan) itu tidak memiliki dampak, lantaran tidak ada alternatif untuk menambatkan kapal-kapal besar ini,” tulis UNESCO dalam laporannya.

UNESCO juga menyarankan pemerintah untuk secepatnya mencari solusi jangka panjang, memprioritaskan larangan kapal besar berlayar di laguna, dan mengarahkan kapal besar tersebut ke pelabuhan yang lebih sesuai.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved