Berita Indonesia Terbaru

Cegah Kasus Covid-19 Melonjak, Obyek Wisata Candi Borobudur di Magelang Ditutup

Adapun penutupan destinasi wisata tidak hanya dilakukan di Candi Borobudur namun beberapa destinasi wisata lainnya.

Editor: Ekayana
https://travelspromo.com/
tempat wisata candi borobudur 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Balai Konservasi Borobudur (BKB)  saat ini tengah menutup sementara wisata taman Candi Borobudur.

Hal tersebut dilakukan menyusul meningkatnya angka lonjakan kasus Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah.

Mengutip dari laman resmi  BKB, adapun tindakan tersebut, menindaklanjuti surat edaran Sekretaris Jenderal kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 4924/F F1/TI 00 04 tanggal 21 Juni 2021 tentang Bekerja dari Rumah dan Layanan Cagar Budaya, Museum, dan Galeri.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Wisata Purbalingga Tutup Akhir Pekan 26-27 Juni 2021

Baca juga: Setelah Stasiun Gambir, Shower Room dan Loker Kini Bisa Dinikmati di Yogyakarta

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, membenarkan akan penutupan sementara di destinasi wisata prioritas tersebut.

"Betul ditutup sementara , karena adanya kenaikan lonjakan kasus Covid-19. Meskipun, kasus penularan di lokasi wisata cenderung kecil,"ucapnya kemarin, Kamis (24/06/2021).

Adapun penutupan destinasi wisata tidak hanya dilakukan di Candi Borobudur namun beberapa destinasi wisata lain juga ditutup sementara yakni, Candi Mendut dan Candi Pawon.

Masih berdasarkan informasi dari laman resmi BKB, direncanakan penutupan dimulai pada Rabu (23/06/2021) hingga (02/07/2021) mendatang.

Mendengar perihal penutupan tersebut, pedagang di Candi Borobudur, Dariyem (45) mengaku sedih namun tidak bisa berbuat apa-apa.

"Pastinya sedih mendapat kabar kalau Candi Mendut ditutup lagi. Karena, sejak pandemi sudah kesekian kali penutupan dilakukan. Namun, bagaimana lagi tidak bisa berbuat apa-apa lagipula demi kebaikan bersama juga," ujarnya.

Ia mengatakan, sejak pandemi merebak dirinya sempat menutup kiosnya hingga 6 bulan lama karena tak adanya pembeli.

Sumber: Tribun Bali

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved