Berita Indonesia Terbaru

Kasus Covid-19 Melonjak di Jakarta, Taman Margasatwa Ragunan Akan Ditutup Sementara

Bagi wisatawan yang sudah melakukan pendaftaran kunjungan secara daring akan batal secara otomatis.

Editor: Ekayana
KOMPAS.COM/WALDA MARISON
Petugas sedang memberi makan satwa gajah saat simulasi pembukaan Taman Margasatwa Ragunan, Kamis (11/6/2020) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Taman Margastawa Ragunan di Jakarta Selatan akan ditutup sementara mulai Selasa (22/6/2021) hingga batas waktu yang belum ditentukan. 

Kebijakan tersebut diputuskan lantaran lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta dalam beberapa hari terakhir kian meningkat.

Baca juga: Kasus Covid 19 Melonjak, Taman Impian Jaya Ancol Akan Tutup Sementara Mulai 24 Juni 2021

Baca juga: Program Work From Bali Ditunda, Pelaku Pariwisata Bali Khawatir

"Ditutup sementara terkait pemberlakuan penguatan protokol kesehatan karena meningkatnya kasus Covid-19," kata Humas Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Wahyudi Bambang, Rabu (23/6/2021).

Bagi wisatawan yang sudah melakukan pendaftaran kunjungan secara daring akan batal secara otomatis. Mereka dapat melakukan pendaftaran ulang kembali saat tempat wisata akan dibuka nanti.

"Wisatawan yang sudah melakukan pendaftaran online kunjungan ke TMR akan ada pemberitahuan tentang penutupan Ragunan melalui e-mail masing-masing," tuturnya.

Kasus positif harian Covid-19 di Jakarta meningkat tajam pada Kamis (17/6/2021), dengan 4.144 kasus.

Sebelumnya, kasus positif harian hanya menyentuh angka 1.000 hingga 2.000 kasus dalam sehari.

Kasus aktif per Kamis kemarin adalah sebanyak 22.388.  Secara kumulatif, kasus positif di DKI Jakarta hingga Kamis (17/6/2021) adalah 458.815 kasus, 428.764 di antaranya sembuh dan 7.713 meninggal dunia.

Lebih lanjut Wahyudi menjelaskan, kebijakan penutupan TMR merujuk pada Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 796 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

Dalam surat tersebut, terlampir jenis pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro pada poin sembilan, yakni area publik dan tempat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan massa ditiadakan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved