Berita Terbaru Solo Raya

Kasus Covid-19 di Klaten Naik, Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

sementara ini pihaknya masih menunggu rumusan SE dari Bupati Klaten terkait kebijakan penutupan objek wisata Klaten

Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI
Tubing Pusur di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berhasil menjadikan Sungai Pusur kembali bersih dan menghidupkan ekonomi desa 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten resmi menutup seluruh tempat wisata di Klaten, Jawa Tengah, setiap akhir pekan.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan bahwa kebijakan tersebut berdasarkan sebaran kasus Covid-19 di Klaten yang naik beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Wisata Rowo Jombor Klaten Akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021, Warung Apung Akan Dipindahkan

Baca juga: Gaet Wisatawan Indonesia, Korea Perkenalkan Kampanye Muslim Friendly Korea

"Iya betul, sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Klaten maka per hari ini seluruh obyek wisata Klaten setiap hari Sabtu-Minggu ditutup," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten Sri Nugroho, Jumat (18/6/2021).

Ia melanjutkan bahwa kebijakan tersebut tertuang dalam SE Bupati Klaten Nomor: 443.5/129 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Klaten.

Dalam surat tersebut, pada poin q nomor 6a tertulis untuk semua daya tarik wisata berupa wisata alam, wisata tirta, wisata religi, dan wisata budaya/sejarah ditutup hari Sabtu dan Minggu, pada minggu pertama dan ketiga.

Surat tertanggal 15 Juni 2021 tersebut ditandatangani oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.

Adapun, aturan-aturan seputar tempat wisata lainnya tertera dalam bagian tersebut yakni:

  1. Semua daya tarik wisata berupa wisata alam, wisata tirta, wisata religi, dan wisata budaya/sejarah diterapkan pembatasan pengunjung maksimal 30 persen dan jam operasional sampai dengan pukul 15:00 WIB.
  2. Usaha pariwisata seperti tempat hiburan, karaoke, warnet, game online, tempat olahraga dan usaha sejenis lainnya yang berada dalam zona merah tingkat RT (Rukun Tetangga) ditutup, sedangkan yang berada di zona hijau, zona kuning, dan zona oranye dibatasi sampai dengan pukul 21:00 WIB dengan jumlah maksimal 30 persen pengunjung.
  3. Pengelola wisata dan wahana permainan atau jenis lainnya wajib menyediakan perlengkapan dan sarana keselamatan berstandar dan memastikan kelayakan sarana dan prasarana sesuai SOP yang ada demi keselamatan pengunjung sesuai protokol kesehatan.
  4. Dalam hal destinasi wisata yang berada dalam zona merah tingkat RT, maka kegiatan masyarakat di destinasi wisata dilarang dan tempat wisatat ditutup untuk umum.
  5. Penerapan protokol kesehatan secara ketat pada fasilitas umum/lokasi wisata.

Sebelumnya, Sri mengtakan bahwa sementara ini pihaknya masih menunggu rumusan SE dari Bupati Klaten terkait kebijakan penutupan objek wisata Klaten pada akhir pekan tersebut.

"Saat ini seluruh tempat wisata di Klaten masih beroperasi dengan jam yang mengacu pada SE Bupati Klaten Nomor 443.5/118 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten," tutur Sri.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved