Kuliner Enak di Solo

Warung Aneka Sayur dan Soto di Pasar Kliwon Jual Masakannya Hanya Rp 5 Ribu, Pembeli Tak Pernah Sepi

Dirinya mengaku mengawali berjualan karena industri rumahan yang ia tekuni selama 24 tahun dikabarkan bangkrut.

Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/AZFAR MUHAMMAD
Sosok Pemilik Lapak Nasi, Suyamti di Pasar Kliwon, Minggu (30/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Ada yang unik di salah satu warung nasi yang ada di kota Solo.

Bagaimana tidak warung nasi ini mengundang banyak perhatian warga dengan menulis di MMT Lapaknya ‘Budayakan Malas Masak’.

Baca juga: Unik, Warung Angkringan Mbak Yamti Pasar Kliwon Ini Pasang Banner Tuliskan Budayakan Malas Masak’

Baca juga: Taman Nasional Ujung Kulon Kini Dapat Dikunjungi Kembali

Dia adalah Suyamti yang merupakan sang pemilik lapak yang meruapakan warga Mojo tepatnya di Kampung Mojo RT 05 RW 05 Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon.

Dirinya menjual berbagai macam sayur dengan harga Rp 5 Ribu Rupiah dan berbagai macam lauk dan gorengan layaknya angkringan.

Suyamti mengatakan dirinya sudah berjualanan kurang lebih dua tahun saat awal mula pandemi Covid-19.

“Sudah kurang sekitar 2 tahun berjualan , dulu saya kerja di industri perumahan,” kata Suyatmi, Minggu (30/5/2021).

“Saya berjualan seperti angkringan atau warung nasi sederhana ketika pas awal pandemi,” tambahnya.

Dirinya mengaku mengawali berjualan karena industri rumahan yang ia tekuni selama 24 tahun dikabarkan bangkrut.

“Ya waktu itu saya memutuskan berjualan nasi setelah Keluar dari bisnis industri saya,” ujarnya.

“Kenapa nasi karena saya juga suka memasak nasi dan lauk, dulu ibu saya juga punya angkringan atau wedangan,” paparnya.

Pemilik Lapak Nasi, Suyamti saat ditemui TribunSoloTravel.com, Minggu (30/5/2021).
Pemilik Lapak Nasi, Suyamti saat ditemui TribunSoloTravel.com, Minggu (30/5/2021). (TRIBUNSOLOTRAVEL/AZFAR MUHAMMAD)

Suyamti mengatakan dirinya menggeluti bidang pekerjaan setelah dirinya lulus di SMP.

“Ya gak lanjut SMA, saya langsung kerja di Industri terus saya nikah muda di umur sekitar 19 tahunan,” paparnya.

“Terus ya itu saya kerja di perusahaan rumahan sejenis Dok kock buat badminton itu,” ungkapnya.

Untuk saat ini dirinya sampaikan modal yang ia keluarkan saat ini sekitar Rp. 500 Ribu.

“Modal ya kadang Rp.500 Ribu saya nelanja sendiri di Warung Gemblegan,” ujarnya.

“Omset sehari pun naik turun kadang Rp. 700 Ribu kadang Rp. 600 ya kalau ramai sekali Rp. 800,” urainya.

Meskipun pandemi dirinya menyampaikan untuk lapak jualan nya selalu ramai diserbu pengunjung setiap harinya.

“Ya Alhamdulillah pas pandemi juga ini ramai, yang beli ada saja, Rp. 5 Ribu ya udah kenyang dan payu,” ujarnya.

“Pembeli dari mana mana, warga sini sudah biasa ada juga dari Solo baru, Sukoharjo, wonogiri kadang juga yang datang ke taman Cerdas,” paparnya.

Dirinya mengatakan saat ini tinggal di rumah bersama sang suami dan dua orang anak. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved