Berita Dunia Terbaru

Cegah Penyebaran Covid 19, Australia Akan Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Hal ini memberi sinyal adanya penundaan dalam rencana pembukaan negara tersebut yang sebelumnya dicanangkan akan membuka perbatasannya pada 2021.

Editor: Ekayana
Britannica
Kota Sydney (Britannica) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pemerintah Australia masih akan menutup perbatasannya untuk pengunjung asing hingga awal 2022. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Australia Simon Birmingham kepada The Australian Kamis lalu.

"Kami tidak akan melihat perbatasan dibuka pada awal tahun depan dengan sangat mudah," kata Simon mengutip dari telegraph.co.uk, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Tak Ingin Penanganan Covid 19 Terganggu, Australia Masih Belum Mau Membuka Perbatasan

Baca juga: Wisatawan yang Sudah Divaksin Tetap Harus Karantina jika ke Australia

Adapun, keputusan tersebut diambil tidak hanya berdasarkan ketidakpastian dalam kecepatan peluncuran vaksin, tetapi juga pihaknya masih melihat sejauh mana keefektifan vaksin untuk varian Covid-19 yang baru saja muncul.

Hal ini memberi sinyal adanya penundaan dalam rencana pembukaan negara tersebut yang sebelumnya dicanangkan akan membuka perbatasannya pada Oktober 2021 tahun ini. Tidak hanya itu, keputusan tersebut juga memberikan pukulan besar bagi warganya yang telah terpisah dari orang yang mereka cintai di luar negeri selama lebih dari setahun.

Melansir travelandleisure.com, meskip Australia tetap menutup negaranya untuk sebagian besar negara di seluruh dunia, tetapi pihak nya tetap mewajibkan karantina hotel selama dua minggu bagi warga negara yang diperbolehkan masuk ke negaranya.

Sebelumnya, negara Australia telah memperluas gelembung perjalanan tanpa syarat karantina dengan Selandia Baru.

Namun menurut laporan Reuters, Selandia Baru menghentikan perjalanan bebas karantina ke New South Wales Australia pada Kamis (6/5/2021) lalu untuk menyelidiki kasus baru di Sydney.

Sementara itu meski Birmingham memiliki pandangan bahwa perbatasan tidak mungkin dibuka, Perdana Menteri Scott Morrison justru memiliki rencana berbeda.

Morrison mengatakan dia akan mendorong warga Australia yang divaksinasi agar dapat bepergian ke luar negeri tanpa perlu karantina ketika mereka kembali.

"Ini yang saya tugaskan kepada para ahli medis, adalah memastikan bahwa kami dapat mengetahui kapan seorang Australia divaksinasi di sini dengan dua dosis mereka, dapat melakukan perjalanan ke luar negeri dan kembali tanpa harus melalui karantina hotel," kata Morrison kepada stasiun radio pada bulan April.

Sejauh ini, Australia telah memberikan lebih dari 2,3 juta dosis vaksin Covid-19 di seluruh dunia. Jumlah tersebut dirasa cukup untuk memvaksinasi sekitar 4,7 persen populasi dengan asumsi setiap orang membutuhkan dua dosis.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Australia Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved