Berita Terbaru Solo Raya

Hari Kedua Larangan Mudik, Puluhan Kendaraan di Pos Jateng-DIY Klaten Putar Balik

Dari belasan kendaraan yang diputarbalikkan, salah satunya 3 kendaraan Bus yang diputar balikan arah.

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Ekayana
istimewa
Operasi Ketupat Candi 2021 di Klaten, sudah ada 211 Kendaraan yang melintas di Pos Perbatasan Jateng-DIY di Prambanan, Klaten diperiksa, Jumat (7/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, KLATEN - Memasuki hari kedua larangan mudik nasional 2021, ratusan kendaraan yang melewati pos lantas tangguh Prambanan, Klaten diperiksa.

Dari pemeriksaan tersebut ada puluhan kendaraan pemudik diminta memutar balik dalam Operasi Ketupat Candi 2021.

Baca juga: Pasca Larangan Mudik, Terminal Tipe B Penggung Boyolali Sepi Bak Kota Mati

Baca juga: Tegas! Gibran Larang Wisatawan Luar Solo Raya Berwisata Ke Solo, Bawa SIKM Bukan Jaminan

Kasubbag Humas Iptu Nahrowi mengatakan selama 2 hari pelaksanaan penyekatan petugas gabungan telah memeriksa ratusan kendaraan.

"Memasuki hari kedua operasi, memeriksa 211 kendaraan dengan berbagai jenis," kata Nahrowi, Jum'at (7/5/2021).

Nahrowi juga mengatakan, hingga pukul 12.00 Wib hari ini, Jum'at (7/5/2021), ada belasan kendaraan yang diminta untuk putar balik.

Dari belasan kendaraan yang diputarbalikkan, salah satunya 3 kendaraan Bus yang diputar balikan arah.

"Sampai saat ini, ada 12 kendaraan yang sudah kita putar balik, bus ada 3 lainnya kendaraan pribadi," Ujarnya.

Dia menjelaskan selain operasi penyekatan dilakukan di Pos Lantas Tangguh Prambanan, Klaten, pihaknya juga 2 titik pospam lainnya.

Selain itu, di jalur-jalur alternatif Kabupaten Klaten, akan dilakukan patroli mobile oleh jajaran Polsek dan Koramil.

"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi para pemudik yang mencoba mengelabui petugas dengan memanfaatkan jalur yang tidak ada pos penyekatan," ujarnya.

Nahrowi menghimbau kepada masyarakat untuk mentaati aturan pemerintah terkait larangan mudik.

Selain itu, ia juga meminta kepada masyarakat dalam merayakan hari raya Idul Fitri di rumah masing-masing dan bersilaturahmi secara daring.

"Silakan merayakan Idul Fitri, tapi tidak perlu mudik hubungi keluarga lewat video call, atau fitur-fitur komunikasi digital lainnya," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved