Berita Terbaru Solo Raya

Kondisi Terminal Sukoharjo Hari Pertama Larangan Mudik, Tak Ada Bus Masuk Hari Ini

Larangan mudik ini sangat berdampak pada penjual tiket bus AKAP yang ada di Terminal Sukoharjo. 

Penulis: Agil Tri Setiawan
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/AG
Ilustrasi: Petugas Dishub Sukoharjo saat melakukan razia di Terminal Sukoharjo, Senin (27/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Agil Tri

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Kondisi terminal Sukoharjo pada hari pertama pemberlakukan larangan mudik terpantau sepi, Kamis (6/5/2021).

Kepala Terminal Sukoharjo Agung Cahyono Hadi mengatakan, tak ada bus yang masuk ke dalam terminal hari ini. 

Baca juga: Sebanyak 3.277 Penumpang Bus dari Jabodetabek Tercatat Tiba di Wonogiri, Kini Terminal Wonogiri Sepi

Baca juga: Pemkot Solo Sulap Hotel Ibis Style Untuk Tempat Isolasi  Selama 5 Hari Bagi Pemudik

Pasalnya, jumlah bus yang melakukan perjalanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sudah dilarang, dan sangat dibatasi. 

"Kalau hari normal, biasanya ada sekitar 70-80 bus AKAP yang masuk ke Terminal Sukoharjo," kata dia. 

"Tapi hari ini, seiring dengan pemberlakuan larangan mudik, tak ada bus yang masuk," imbuhnya. 

Kendati demikian, untuk ruko makanan dan penjualan tiket bus, masih tetap beroperasi. 

Larangan mudik ini sangat berdampak pada penjual tiket bus AKAP yang ada di Terminal Sukoharjo

Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Margono, penjual tiket bus Agramas. 

"Mulai tanggal 5 Mei kemarin sudah turun drastis. Kemarin yang beli tiket cuma 4 orang," kata Margono.

Baca juga: Apesnya Rombongan Pemudik yang Sembunyi di Balik Terpal Truk : Sopir Ditilang, Penumpang Dipulangkan

"Kalau hari ini, yang beli hanya 3 orang saja," imbuhnya. 

Biasanya, lanjut Margono, dia bisa tiket bus sebanyak 20-30 tiket. 

Selain itu, armada bus Agramas yang beroperasi di hari pertama larangan mudik ini juga turun drastis. 

"Kalau di hari normal itu biasa ada 7 bus di pagi hari, 14 bus berangkat siang, dan 7 bus berangkat malam," jelasnya. 

"Kalau kemarin dan hari ini hanya dua bus saya yang berangkat ke Jakarta," imbuhnya. 

Dia menjelaskan, sebelum bulan puasa, setiap bus yang berangkat ke Jakarta rata-rata penuh. Namun saat memasuki bulan puasa, bus jarang ada yang penuh. 

"Kalau harga tiket sini ke Jakarta masih normal Rp 210 ribu. Tapi kalau dari Jakarta ke sini, sudah mengikuti harga mudik," terangnya. 

Selain itu, Margono menjelasnkan sudah ada sejumlah penumpang yang memesan tiket ke Jakarta sehabis lebaran nanti. 

Namun, dia belum dapat memastikan jadwal keberangkatannya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved