Berita Terbaru Solo Raya

Ratusan Perantau Luar Kota Masuk Solo, Pemkot Belum Berlakukan Karantina, Mengapa?

Sebanyak 542 perantau sudah masuk ke Kota Solo per 3 Mei 2021 atau sebelum diberlakukannya pelarangan mudik mulai 6 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021.

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/ADI SURYA SAMODRA
Pemudik yang tiba di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Selasa (4/5/2021). Mereka nampak membawa tas dan sejumlah kardus. 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Sebanyak 542 perantau sudah masuk ke Kota Solo per 3 Mei 2021 atau sebelum diberlakukannya pelarangan mudik mulai 6 Mei 2021 sampai 17 Mei 2021.

Mereka belum diwajibkan memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) dan masih dianggap sebagai pelaku perjalanan di luar mudik. 

Baca juga: Biasanya Panen Penumpang, Lebaran Tahun Ini Bus Sugeng Rahayu Pilih Masuk Kandang

Baca juga: Penyekatan Mudik 2021 di Karanganyar, Brimob Bakal Terjun Ikut Jaga di Pos Cemoro Kandang

"Sebanyak 542 orang (perantau) masuk ke daftar kami. Sejauh ini mereka belum dikarantina karena masih di luar tanggal penyekatan tersebut," kata Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, Senin (3/5/2021).

Bila masyarakat nekat mudik saat masa pelarangan mudik, sambung Ahyani, maka mereka tetap diwajibkan menjalani karantina mandiri. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah menyiapkan Solo Technopark sebagai lokasi karantina pemudik. Itu bisa menampung setidaknya 200 orang. 

"Pemudik nantinya akan menentukan mau dikarantina di lokasinya Pemkot Solo atau hotel," ucap Ahyani. 

"Kalau di lokasinya Pemkot, itu gratis. Kalau lebih nyaman di hotel maka pakai biaya sendiri," tambahnya. 

Adapun, sebuah hotel sudah disetujui sebagai lokasi karantina pemudik. Lokasi itu bisa menampung setidaknya 100 orang. 

Baca juga: Jangan Ngeyel, Wali Kota Solo Gibran Minta Warga Tidak Mudik Lebaran 2021

Baca juga: Pemudik yang Ketahuan Melintas Jalur Tikus di Kawasan Prambanan Bakal Dijemput Petugas

"Sejauh ini baru satu hotel. Sementara ini Ibis dulu. Kalau hotel lain mau mengajukan, ya tidak apa-apa," tutur Ahyani. 

"Itu dengan mengajukan proposal dan nanti SOP-nya akan kita cek," tambahnya. 

Karantina pemudik di hotel akan dijaga ketat tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo. 

Itu memastikan pemudik yang menjalani karantina mandiri tidak berinteraksi dengan orang lain. 

"Kami memonitor daftar tamu di sana. Kalau sudah isolasi tidak boleh berinteraksi. Tarif hotelnya sekitar Rp 500 ribu," ujarnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved