Berita Terbaru Solo Raya

Biasanya Panen Penumpang, Lebaran Tahun Ini Bus Sugeng Rahayu Pilih Masuk Kandang

Kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 yang ditetapkan pemerintah berdampak ke operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/ILHAM OKTAFIAN
Suasana Pintu Barat Terminal Tirtonadi Solo, Jumat (1/12/2020) 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 yang ditetapkan pemerintah berdampak ke operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Pengelola bus AKAP berencana menyetop operasional mulai 6 Mei 2021.

Baca juga: Mendekati Lebaran 2021, Karanganyar Siapkan Pos Penjagaan di 8 Lokasi: 350 Personel Diterjunkan

Baca juga: Jangan Ngeyel, Wali Kota Solo Gibran Minta Warga Tidak Mudik Lebaran 2021

Mandor perusahaan otobus (PO) Sugeng Rahayu, Bambang mengatakan, semua bus perusahaannya akan menuju ke arah Jawa Timur mulai Rabu (5/5/2021).

Semua armada bus Sugeng Rahayu akan disetop operasionalnya selama masa larangan mudik mulai 6 sampai 17 Mei 2021.

"Terakhir (beroperasi) tanggal 5 Mei 2021. Busnya melaju ke arah timur semua. Keberangkatan terakhir kurang lebih pukul 18.00 WIB," kata Bambang, Senin (3/4/2021).

Alhasil, para kernet, mandor, dan sopir harus terima nasib dompet tak terisi selama masa larangan mudik. 

"Gimana, ya, mau melawan juga tidak bisa," ujar Bambang. 

Baca juga: Pemudik yang Ketahuan Melintas Jalur Tikus di Kawasan Prambanan Bakal Dijemput Petugas

Adapun sebelum masa larangan mudik, rerata jumlah penumpang bus AKAP harian tidak sampai 20 orang. Itu untuk jurusan Solo - Surabaya. 

"Bus yang berangkat itu kalau dari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB itu ada 30 armada," ucap Bambang. 

"Rerata jumlah penumpang satu armada paling 10 orang. 15 orang itu sudah banyak sekali," tambahnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved