Berita Terbaru Solo Raya

Ribuan Pemudik Masuk ke Sukoharjo, Kecamatan Nguter Terbanyak, Bikin Arus Lalu Lintas Meningkat

Ribuan pemudik telah masuk ke Kabupaten Sukoharjo menjelang momen peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Penulis: Agil Tri Setiawan
Editor: Ekayana
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI : Foto dokumentasi/Pemudik menggunakan sepeda motor membawa anak dan sejumlah tas berisi barang bawaan melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (11/6/2018). Meski rentan dengan kecelakaan, mudik menggunakan sepeda motor jumlahnya masih banyak dan akan terus mengalir hingga H-1 Lebaran. 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Agil Tri

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Ribuan pemudik telah masuk ke Kabupaten Sukoharjo menjelang momen peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. 

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Toni Sri Buntoro mengungkapkan sudah ada 1.166 pemudik yang datang ke wilayah Sukoharjo per Sabtu (1/5/2021). 

Baca juga: Desa Berjo Karanganyar Sediakan Tempat Karantina Bagi Pemudik, Berikut Fasilitas yang Disediakan

Baca juga: Karanganyar Siapkan 8 Pos Penyekatan, Ini Lokasinya, Cemoro Kandang Jadi Prioritas

Dari sebarannya sendiri, Nguter'>Kecamatan Nguter paling banyak dengan ada 285 pemudik, lalu Kecamatan Bulu 234 orang. 

Sedangkan Kecamatan yang paling sedikit berada di Kecamatan Grogol sebanyak 19 orang, dan Kartasura sebanyak 9 orang. 

Hal ini membuat mulai ada kenaikan arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol di Kabupaten Sukoharjo. 

Arus lalu lintas kendaraan bermotor keluar masuk Sukoharjo mulai meningkat 4 sampai 5 persen dari lalu lintas normal. 

"Kami kumpulkan dari Camat, yang sumbernya dari Desa atau Kelurahan," kata Toni, Minggu (2/5/2021).

Dishub Kabupaten Sukoharjo terus mendata dan memperbaharui jumlah para pemudik yang datang. 

Sementara itu, Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo Eko Agus Nur Prasetyo mengatakan bahwa sejak Jumat (30/4) pihaknya mulai menghitung jumlah kendaraan yang masuk wilayah Sukoharjo melalui Closed Circuit Television (CCTV) di 2 lokasi penghitungan. 

Yakni di simpang 3 tugu Kartasura dan simpang 4 Bulakrejo, Sukoharjo Kota. 

"Lalu lintas kendaraan mulai menunjukan peningkatan dari lalu lintas normal," kata Eko.

Menurut Eko, per Sabtu (1/5) jumlah kendaraan yang masuk wilayah Sukoharjo di titik penghitungan Kartasura jumlah kendaraan yang masuk dari arah Semarang ke Sukoharjo sejumlah 42.282 kendaraan, dengan peningkatan sebesar 2,98 persen dari lalu lintas hari sebelumnya. 

Jumlah tersebut meningkat 4,37 persen dari lalu lintas normal

"Lalu lintas terpadat berlangsung pukul 16.15 - 17.15 WIB, menjelang buka puasa," kata Eko.

Kemudian, jumlah kendaraan yang masuk dari arah Solo ke Sukoharjo di titik hitung Bulakrejo sejumlah 42.055 kendaraan, dengan peningkatan sebesar 3,76 persen dari lalu lintas hari sebelumnya. Jumlah ini meningkat 5,85 persen dari lalu lintas normalnya.

"Di Bulakrejo lalu lintas terpadat berlangsung pukul 16.00-17.00 WIB," ujarnya. 

Dari 2 titik hitung itu, kendaraan yang masuk ke Sukoharjo di dominasi sepeda motor sebanyak 60 sampai 65 persen. 

Disusul kendaraan mobil pribadi 27 sampai 30 persen, lalu truk kecil dan truk as 2 yang mencapai 2 sampai 4 persen.

"Untuk bus sedang dan bus besar, hanya 0,6 sampai 0,8 persen," tambahnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved