Berita Terbaru Solo Raya

Antisipasi Travel Gelap Saat Mudik Lebaran 2021, Kakorlantas Polri Minta Oknum Harus Ditindak Tegas 

Selain itu, bila ada kelompok-kelompok tertentu yang melakukan perjalanan mudik harus ada surat pendukung dan keterangan resmi dari perwakilan

Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/RAHMAT JIWANDONO
Pengemudi truk saat diberhentikan oleh pihak kepolisian, Selasa (20/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SRAGEN - Momen mudik lebaran kali ini kerap dimanfaatkan oleh orang yang menawarkan jasa travel tidak resmi atau gelap. 

Oleh karena itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono menegaskan bahwa travel gelap harus ditindak tegas. 

Baca juga: Lebaran Sudah Dekat, Kepolisian Siapkan Aturan Antisipasi Sebelum Dan Sesudah Larangan Mudik 2021

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, Kakorlantas Polri Sebut Penyekatan Mulai Efektif Per 6-17 Mei 2021

"Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) harus memahami bahwa travel gelap harus ditindak tegas," kata Istiono di sela-sela kunjungannya di exit tol Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Rabu (28/4/2021). 

Dirinya juga mengatakan bahwa travel gelap dianggap banyak merugikan konsumen. 

"Orang-orang yang menawarkan travel gelap ini kerap merugikan konsumen," ungkapnya. 

Selain itu, bila ada kelompok-kelompok tertentu yang melakukan perjalanan mudik harus ada surat pendukung dan keterangan resmi dari perwakilan kelompok itu. 

"Wajib untuk menunjukkan surat pendukung seperti rapid test antigen dan keterangan dari perwakilan kelompoknya," katanya. 

Ia menambahkan, untuk angkutan bus yang datang dari Jakarta nantinya harus membawa surat bahwa sopir, kernet, dan penumpangnya dalam keadaan sehat. 

"Kalau tidak bisa menunjukkan nanti di sejumlah terminal akan dilakukan rapid test antigen," terangnya. 

Meski begitu, ia tidak menyebut terminal mana saja yang akan menggelar rapid test antigen bagi bus yang datang dari Jakarta. (*) 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved