Berita Terbaru Solo Raya

Meski di Sragen Ada Penyekatan, Pemudik Nekat Incar Jalur Tikus, Ini yang Bakal Dilakukan Polisi

Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena terbatasnya jumlah personel kepolisian dan petugas dari instansi lainnya.

Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/RAHMAT JIWANDONO
Polres Sragen saat melakukan penyekatan kepada pengendara jalan 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SRAGEN - Di Kabupaten Sragen setidaknya ada tiga pos penyekatan untuk menghalau pemudik dari luar daerah yang datang.

Pasalnya, pemerintah memperluas larangan mudik mulai 22 April sampai 24 Mei 2021.

Kendati sudah didirikan pos penyekatan, masih ada celah bagi pemudik untuk masuk ke Sragen.

Baca juga: Jelang Libur Lebaran, Dieng Banjarnegara Siapkan Alur Wisatawan untuk Urai Kerumunan

Baca juga: Keraton Kerto, Kerajaan Kedua Mataram Islam yang Kini Seakan Menghilang, Hanya Tersisa Lahan Kosong

"Memang masih ada kemungkinan pemudik yang bisa lolos dari penyekatan," ujar Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi kepada TribunSoloTravel.com, Selasa (27/4/2021).

Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena terbatasnya jumlah personel kepolisian dan petugas dari instansi lainnya.

"Jumlah personel kami tidak sepenuhnya memadai untuk memantau pemudik di pos penyekatan," paparnya. 

Ia tak menampik adanya jalan tikus yang bisa dilalui oleh pemudik untuk masuk atau keluar dari wilayah Sragen

"Jalan tikus itu berpeluang digunakan sebagai jalur mudik," katanya. 

Sementara itu, Wakapolres Sragen Kompol Kelik Bhudi Antara mengatakan, pihaknya telah memerintahkan polsek-polsek yang beraglomerasi dengan kabupaten lain untuk mengadakan patroli secara berkala. 

"Contohnya Polsek Gemolong dan Sumberlawang akan patroli di jalur-jalur tikus secara berkala," katanya. (*)  

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved