Berita Terbaru Solo Raya

Disporapar Sragen Dorong Objek Wisata Untuk Rutin Gelar Event

Desa-desa wisata ini dipersiapkan guna membuat kegiatan apabila situasi kasus Covid-19 di Sragen mengalami trend penurunan.

Editor: Ekayana
Tribun Jateng/ Mahfira Putri
Salah satu wisata Pasar Bahulak di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Sragen saat ini terus mendorong desa-desa wisata di Kabupaten Sragen untuk mempersiapkan event.

Dispora Sragen juga telah melakukan pelatihan di sejumlah desa wisata terkait langkah-langkah yang harus dipersiapkan untuk membuat kegiatan di desa wisata.

Baca juga: Pantai Alam Indah Tegal, Wisata Alam Suguhkan Keindahan Senja Saat Ngabuburit

Baca juga: Ngawi Siapkan Posko Penyekatan, Pengendara Motor Asal Sragen Takut Dikira Mudik 

Desa-desa wisata ini dipersiapkan guna membuat kegiatan apabila situasi kasus Covid-19 di Sragen mengalami tren penurunan.

Kepala Dispora Sragen, Yusep Wahyudi mengatakan desa-desa yang didorong yakni Desa Karungan, Desa Pilangsari, Desa Kliwonan hingga kelurahan Sarigunan.

"Desa wisata sudah kita dorong untuk menyiapkan diri, karena tanpa persiapan kita akan repot. Beberapa hari yang lalu juga koordinasi dengan dinas pariwisata provinsi membuat kegiatan pelatihan di Pasar Bahulak, kemudian di Pilangsari," kata Yusep.

Desa-desa wisata ini mengunggulkan sejumlah potensi yakni wisata pasar tradisional, taman doa, lampion dan sebagainya.

Setelah dilakukan pelatihan diharapkan desa-desa tersebut bisa mempersilahkan dan menyelenggarakan event usai kondisi kasus Covid-19 sudah lebih baik. Mengingat pihaknya tidak berani mengadakan izin ketika kasus Covid-19 masih tinggi.

"Kita siapkan setelah lebaran nanti ada beberapa yang sudah dalam perencanaan kegiatan. Apakah Agustus ataupun September akan dilakukan event di desa wisata jadi program tetap jalan," lanjut dia.

Sejauh ini, wisata di Sragen hanya dua tempat yang telah dibuka setelah satu tahun tutup. Yakni Museum Purba Sangiran di Kalijambe dan Wisata Religi Gunung Kemukus, Sumberlawang.

Museum Sangiran dibuka secara bertahap sejak Sabtu (10/4/2021) lalu dengan kuota terbatas. Sementara gunung Kemukus hanya diperuntukkan bagi wisatawan yang akan berziarah.

Wisata air seperti Pemandian Hangat Bayanan di Kecamatan Sambirejo dan kolam renang Kartini di Kecamatan Sragen belum dibuka.

"Yang sudah dibuka wisata Museum Sangiran dan Gunung Kemukus, namun karena ada renovasi di kemukus kita hanya menerima wisatawan yang akan ziarah," tandasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul: Disporapar Sragen Dorong Objek Wisata Ruting Gelar Event

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved