Berita Dunia Terbaru

Museum di AS Ini Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Guna menunjukkan pentingnya acara tersebut, patung paus biru akan menggunakan plester sebagai tanda bahwa dia sudah divaksinasi.

Editor: Ekayana
WIKIMEDIA COMMONS/SHANK27
Patung Paus Biru di American Museum of Natural History.(WIKIMEDIA COMMONS/SHANK27) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - American Museum of Natural History di New York, Amerika Serikat (AS) kini menjadi tempat vaksinasi Covid-19.

Melansir Lonely Planet, Selasa (20/4/2021), pengunjung dapat menerima suntik vaksin sambil ditemani patung paus raksasa yang ikonik.

Adapun, tempat wisata tersebut akan membuka lantai dasar museum sebagai tempat pemberian vaksin Covid-19 antara Jumat dan Selasa setiap pekan mulai Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Jelang dan Pasca-Lebaran 2021, Aturan Perjalanan Udara Kini Makin Diperketat

Baca juga: Jumlah Pengunjung Terus Naik Hingga 1.000 Orang Per Hari, Pengelola PGS Mulai Antisipasi

Guna menunjukkan pentingnya acara tersebut, patung paus biru akan menggunakan plester sebagai tanda bahwa dia sudah divaksinasi.

Setiap orang yang menerima suntik vaksin di sana akan mendapatkan voucer tiket masuk umum gratis untuk hingga empat orang. Voucer dapat ditukar secara daring untuk kunjungan mendatang.

Adapun, American Museum of Natural History dianggap tempat yang tepat untuk pemberian vaksin Covid-19. Sebab, museum tersebut didedikasikan untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman ilmiah, serta menyediakan akses kepada publik.

Saat ini, tempat wisata tersebut akan melayani seluruh penduduk Kota New York. Mereka yang memilih American Museum of Natural History sebagai tempat untuk menerima suntik vaksin Covid-19 dapat mendaftarkan diri lewat situs NYC COVID-19 Vaccine Finder.

Patung paus biru yang ikonik

Patung paus biru milik American Museum of Natural History yang ikonik letaknya menggantung di langit-langit, dan dikonstruksi pertama kali pada pertengahan 1960-an.

Adapun, patung tersebut diciptakan berdasarkan foto-foto dari paus biru betina yang ditemukan mati pada 1925 di ujung selatan Amerika Selatan.

Para seniman museum melakukan renovasi pada patung sepanjang 94 kaki pada 2001. Patung ini terdiri dari 21.000 pon busa dan serat optik.

Ketika mereka memiliki lebih banyak gambar dan rekaman paus biru sebagai referensi, mereka meratakan mata model asli patung yang terlalu menonjol, membenarkan lubang sembur, dan melancipkan ekornya. 

Selain itu, mereka juga menambahkan pusar sebagai pengingat salah satu fitur yang dimiliki oleh manusia yang sama dengan mamalia tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Museum di AS Ini Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved