Danau Maninjau di Sumatera Barat Akan Punya Cable Car

Desa wisata di Agam juga perlu dikembangkan karena desa tersebut merupakan masa depan pariwisata Indonesia.

Editor: Ekayana
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pebalap sepeda Tour de Singkarak 2013 melintasi kelokan 30 di kawasan obyek wisata Danau Mainjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (4/6/2013) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat memiliki banyak potensi wisata.

Mulai dari makanan khas, desa wisata, hingga panorama alam.

Terkait hal itu, pemerintah mendukung upaya pengembangan pariwisata di Danau Maninjau, salah satunya rencana pembangunan cable car (kereta gantung).

Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Tempat Wisata di Nganjuk Dipastikan Tetap Akan Buka

Baca juga: Pemerintah Pusat Resmi Larang Mudik Hari Ini, Pemkab Klaten Sebut Patuh: Segera Sesuaikan Aturannya

"Destinasi di Agam adalah destinasi unggulan berbasis keindahan alam dan keberlanjutan lingkungan. Kami sangat mendukung pariwisata di Kabupaten Agam, salah satunya rencana membangun cable car dan pengembangan destinasi lainnya," ujar Sandiaga Uno saat meninjau salah satu titik di Danau Maninjau, Sumatera Barat, Rabu (21/4/2021).

Namun, dalam perencanaan pembangunan cable car ini Sandiaga mengingatkan pentingnya pembangunan dengan perencanaan yang matang tanpa membebani APBD ataupun APBN.

"Perencanaan harus dihitung betul baik bentangan, pondasi, kontur tanah, ini harus dilakukan survei, bentuk kerja samanya Public Private Partnership. Sehingga tidak memberatkan APBD (ataupun) APBN, tapi menggunakan dana investor dari badan usaha," pungkas Sandiaga.

Tidak hanya itu, menurutnya desa wisata di Agam juga perlu dikembangkan karena desa tersebut merupakan masa depan pariwisata Indonesia.

Selain memiliki makanan khas dan pemandangan alam yang memukau, desa wisata tersebut memiliki produk unggulan ekonomi kreatif seperti tenun, songket, dan produk-produk kerajinan tangan lainnya.

"Apalagi di sini ada kuliner khas Danau Maninjau yakni Rinuak yang perlu semakin dikembangkan dengan adaptasi teknologi sehingga dapat membuka peluang lebih banyak lagi," ujar Sandiaga Uno.

Lebih lanjut ia mengatakan, semangat dan motivasi merupakan kunci untuk membangkitkan ekonomi dan pariwisata. Ditambah lagi, selama setahun terakhir ini pariwisata berada dalam keadaan memprihatinkan.

Namun, pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan berbagai event menarik diimbau tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat dan disiplin.

"Kami berkoordinasi dengan Kadis Pariwisata setempat. Kita mengikuti jadwal yang sudah disiapkan, pastikan protokol kesehatan CHSE, kita optimalkan pendamping, Kharisma Event Nusantara, salah satu unggulannya yakni Tour De Singkarak," tambah Sandiaga Uno.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Asyik, Danau Maninjau Akan Punya Cable Car

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved