Berita Terbaru Solo Raya

Nekat Mudik ke Klaten, Perantau Wajib Karantina Mandiri 5 Hari: Biaya Ditanggung Sendiri

Ronny tegas mengatakan bagi perantau yang diketahui tidak patuh dalam menjalani karantina mandiri selama 5 hari bakal diberikan sanksi administrasi

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Ekayana
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI : Foto dokumentasi/Pemudik menggunakan sepeda motor membawa anak dan sejumlah tas berisi barang bawaan melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (11/6/2018). Meski rentan dengan kecelakaan, mudik menggunakan sepeda motor jumlahnya masih banyak dan akan terus mengalir hingga H-1 Lebaran. 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten meminta bagi perantau yang nekat mudik saat lebaran 2021 wajib menunjukan surat bebas Covid-19 dari kepala desa perantau.

Selain itu, perantau diminta untuk karantina selama 5 kali 24 jam dan biaya dibebankan kepada perantau itu sendiri.

Baca juga: Jelang Lebaran 2021, Pencanangan Mall Siaga Candi di Kota Solo Mulai Diterapkan Hari ini

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat di Phuket dan Jadi Zona Merah, Tetap Sambut Turis Asing?

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSoloTravel.com, aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro dalam diktum keempat belas huruf b.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten segera menindaklanjuti Inmendagri Nomor 9 Tahun 2021 tersebut dalam waktu dekat ini.

Sementara itu Asisten 1 Bidang Pemerintaan dan Kesejahteraan Masyarakat Sekda Klaten mengatakan kebijakan karantina mandiri tersebut dikhususkan bagi perantau yang tidak mendapatkan surat izin dari kepala desa/kelurahan.

Sedangkan untuk karantina mandidi dilakukan selama 5 hari 

"Utamanya mudik dilarang, apabila masyarakat mudik namun tidak disertai surat izin dari kepada desa, wajib jalani isolasi mandiri selama 5 kali 24 jam," ucap Ronny, Selasa (22/4/2021).

Dia mengatakan dalam pengawasan perantau yang melakukan karantina mandiri dilakukan setiap petugas di posko desa.

Ronny tegas mengatakan bagi perantau yang diketahui tidak patuh dalam menjalani karantina mandiri selama 5 hari bakal diberikan sanksi administrasi

"Bagi perantau yang melanggar karantina mandiri selama 5 hari, KTP perantau bakal disita," tegasnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved