Berita Indonesia Terbaru

Larangan Mudik 2021 Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata di Gunung Kidul Anjlok

Kunjungan wisatawan lokal bisa jadi alternatif untuk menggerakkan sektor pariwisata.

https://pesona.travel
Pantai Nglambor di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, DI Yogyakarta.(https://pesona.travel) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Larangan Mudik Lebaran 2021 kali ini dikhawatirkan akan memukul sektor pariwisata.

Salah satunya tempat wisata yang berada di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Padahal, saat ini kondisi sektor pariwisata di sana sudah berangsur membaik. Kunjungan wisata lokal saat libur lebaran diharapkan bisa menjadi solusi.

Baca juga: Benteng Pendem Ngawi Dipugar dan Baru Akan Selesai Tahun 2023, Berikut Rencananya

Baca juga: Antisipasi Pemudik Nekat, Stasiun Balapan Solo Jual Tiket Maksimal 5 Mei 2021

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul Sunyoto mengatakan, tarik ulur larangan mudik sempat membuatnya bingung.

Akhirnya pemerintah memutuskan melarang mudik dan dia khawatir sektor pariwisata kembali lumpuh seperti tahun lalu.

"Tahun lalu sudah tidak (libur) Lebaran dan kini dilarang lagi. Ini jadi pukulan yang berat," kata Sunyoto, Jumat (16/4/2021)

Dia berharap ada dukungan dari pemerintah Kabupaten Gunungkidul, salah satunya dengan mempromosikan wisata yang menjamin keamanan serta prokesnya. Hal ini untuk menarik wisatawan lokal saat libur Lebaran. Usulan ini juga sudah disampaikan ke Dinas Pariwisata Gunungkidul.

Andalkan wisatawan lokal

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan bahwa kunjungan wisatawan lokal bisa jadi alternatif untuk menggerakkan sektor pariwisata. Menurut survei, kunjungan ke Gunungkidul didominasi wisatawan dari wilayah Jawa Tengah dan DIY, seperti Magelang dan Soloraya.

"Jadi meski tak ada mudik, wisatawan lokal tetap bisa membantu kunjungan wisata," ujar Asti.

Ia sudah memprediksi adanya kebijakan larangan mudik di masa pandemi seperti saat ini, dan membuat kunjungan tak maksimal. Pihaknya juga menyiapkan solusi alternatif agar pariwisata Gunungkidul tetap stabil, sehingga optimis tetap ada peningkatan kunjungan saat masa Lebaran dibanding hari biasa. "kami siapkan demi menyambut Lebaran tahun ini, prokes juga akan lebih kami perketat," kata Asti. 

Adapun, Manajer Utama Heha Sky View Aprio Rabadi mengatakan, pihaknya mengedepankan kebersihan dan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung, seperti pengecekan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer dan lokasi cuci tangan, juga kewajiban memakai masker.

"Juga dilakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah operasional," kata Aprio dalam keterangan tertulis.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved