Berita Dunia Terbaru

Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia Pada 2020 Dicatat Uni Emirat Arab, Hingga 14,8 Juta Tamu

Dia melanjutkan, keberhasilan UEA merupakan hasil dari mengandalkan inovasi dan ketangkasan dalam upayanya untuk memberi insentif.

Editor: Ekayana
PIXABAY
Ilustrasi Uni Emirat Arab - Burj Khalifa di Dubai. (PIXABAY) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Hotel-hotel di Uni Emirat Arab (UEA) menjadi yang tersibuk kedua di dunia setelah China.

Hal tersebut karena suksesnya upaya dari pemerintah setempat menahan penyebaran Covid-19.

Melansir The National News, Sabtu (10/4/2021), Kementerian Ekonomi UEA mengatakan bahwa hal tersebut mendorong pariwisata domestik yang mempercepat pemulihan sektor perhotelan.

Baca juga: Dana Hibah Pariwisata 2021 Ditambah Rp 3,7 triliun, Akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Baca juga: Selama Ramadan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Negara tersebut menampung 14,8 juta tamu yang rata-rata menghabiskan 3,7 malam di 1.089 penginapan pada 2020. Menurut World Tourism Organization (WTO) dan Emirates Tourism Council (ETC), jumlah itu berarti tingkat okupansi hotel di UEA mencapai 54,7 persen.

“UEA dapat dengan cepat menahan dampak wabah pada sektor pariwisata lokal,” kata Chairman ETC dan Menteri Negara untuk Kewirausahaan dan UKM Belhoul Al Falasi, mengutip The National News.

Dia melanjutkan, keberhasilan UEA merupakan hasil dari mengandalkan inovasi dan ketangkasan dalam upayanya untuk memberi insentif. “(Kemudian) meluncurkan inisiatif dan menciptakan peluang untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan meningkatkan kontribusinya terhadap produk domestik bruto,” sambung Al Falasi.

Berdasarkan data dari WTO dan ETC, hub pariwisata regional UEA melampaui tingkat hunian rata-rata global, yakni 37 persen dan Timur Tengah yakni 43 persen.

Bagaimana tingkat okupansi hotel di negara lain?

Selama pandemi, industri pariwisata global termasuk yang paling terdampak. Sebab, perbatasan negara yang ditutup mengakibatkan penerbangan pesawat dilarang dan mengganggu permintaan perjalanan.

Meski begitu, selain UEA, terdapat beberapa negara di dunia juga memiliki tingkat okupansi hotel yang cukup tinggi pada 2020, salah satunya China.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved