Berita Terbaru Solo Raya

Mudik ke Sukoharjo Harus Bawa Rapid Test Antigen dan Karantina 5 Hari, Kalau Tidak Karantina 14 Hari

Bilamana ada pemudik dari luar kota datang, Satgas Covid-19 tingkat terbawah harus segera tanggap.

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/AGIL TRI
Pengambilan rapid test di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Kamis (31/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Agil Tri

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo bakal menerapkan aturan ketat terkait larangan mudik lebaran 2021.

Untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat mudik diawal, Bupati Sukoharjo Etik Suryani meminta kepada jajaran RT, RW, hingga Desa/kelurahan untuk mengawasi warganya.

Baca juga: Dana Hibah Pariwisata 2021 Ditambah Rp 3,7 triliun, Akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Baca juga: Menikmati Kroket di Stand Takjil Kroket Zaza Catering Solo, Pembeli Rela Antri Sejak Stand Dibuka

Bilamana ada pemudik dari luar kota datang, Satgas Covid-19 tingkat terbawah harus segera tanggap.

"Kalau ada pemudik datang, mereka harus ada surat rapid test antigen," kata dia saat ditemui di Kantor Kecamatan Mojolaban, Jumat (16/4/2021).

"Selain surat, mereka juga harus dikantina dulu selama lima hari," tambahnya.

Kalau pemudik tak membawa surat rapid test antigen, maka pemudik yang telah tiba harus melakukan karantina selama 14 hari.

Sehingga Satgas Covid-19 ditingkat RT, RW, dan Desa/Kelurahan harus proaktif untuk memantau masyarakatnya yang pulang.

Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan dan Desa/kelurahan juga diminta agar melakukan koordinasi dan saling membantu Satgas dibawahnya.

"Tapi kami mengimbau kepada masyarakat Sukoharjo, kalau ada saudara yang merantau jangan pulang dulu. Kasian yang disini," imbaunya.

"Harapan kami disana sehat, disini sehat. Kalau kangen bisa Vcall dulu," tambahnya.

Alasan Pemkab Sukoharjo mendukung larangan mudik ini untuk secepat mungkin mengakhir pandemi Covid-19.

Etik mengatakan, bila pandemi Covid-19 ini berakhir, maka aktivitas ekonomi, sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan bisa segera kembali normal. (*)

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved