Berita Terbaru Solo Raya

Gibran Perbolehkan Mudik Lokal Solo Raya, Tapi Ternyata Pemkot Tetap Siapkan Lokasi Karantina

Larangan mudik, sambung Gibran, dikeluarkan untuk menekan laju penularan Covid-19 di wilayah Kota Solo.

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/ADI SURYA SAMODRA
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming memberikan salam untuk para tamu undangan di Grha Paripurna DPRD Kota Solo, Jumat (26/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka memperbolehkan mudik lokal kawasan Solo Raya.

Orang nomor satu di Kota Bengawan itu tidak mempermasalahkan jika mudik lokal Solo Raya, misalnya dari Karanganyar atau Sukoharjo ke Solo dan sebagainya.

Baca juga: Mudik ke Sukoharjo Harus Bawa Rapid Test Antigen dan Karantina 5 Hari, Kalau Tidak Karantina 14 Hari

Baca juga: Mudik Lebaran Dilarang, Oleh-Oleh Khas Solo Di Pasar Gede Diserbu Pembeli, Sampai Kirim Ke Papua

Meskipun sebenarnya Gibran tidak menyarankan mudik walaupun hanya lolal.

"Sebenarnya, (mudik) tidak diperbolehkan. Saya menyarankan jangan mudik, mudik lokal boleh," kata Gibran, Jumat (16/4/2021).

"Kalau terpaksa (mudik) ke Solo harus bawa surat hasil tes swab PCR," tambahnya.

Itu supaya keluarga yang dijenguk para pemudik tidak tertular dan bisa menekan laju penularan Covid-19.

"Pastikan ayah, ibu, kakek, dan nenek yang dijenguk tidak tertular apa-apa," ucap Gibran.

"Makanya ini vaksinasi lansia terus kita kebut, biar bisa aman, misalnya kalau keluarga yang dari Jakarta datang. Biar tidak terpapar," tambahnya.

Gibran mengatakan lokasi karantina pemudik selama masa mudik lebaran akan disiapkan Pemerintah Kota Solo.

"Karantina itu untuk warga pendatang yang positif Covid-19. Sekali lagi, saya menyarankan tidak mudik, mudik lokal tidak apa-apa," kata dia. 

Baca juga: Unik, Hotel The Sunan Hotel Sulap Makanan Tradisional Rengginang Jadi Miniatur Masjid

Baca juga: Selama Bulan Ramadan, KAI Izinkan Penumpang Buka Puasa di KRL Solo-Jogja

Minggu Lalu Larang MudikSebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melarang mudik lebaran Idul Fitri 2021.

Larangan itu untuk mendukung keputusan pemerintah pusat yang secara resmi mengumumkan larangan mudik melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.

“Ya kita mendukung pemerintah untuk melarang mudik di tahun ini, kota Solo juga akan menegakan dan menekankan warga nya untuk tidak mudik,” ungkapnya, Minggu (28/3/2021).

“Kita larang pemudik entah dari atau mau ke Solo, karena kita tidak tahu kondisi dan keadaan kesehatannya seperti apa,” tegasnya

Larangan mudik, sambung Gibran, dikeluarkan untuk menekan laju penularan Covid-19 di wilayah Kota Solo.

Terlebih, Solo saat ini sudah memasuki Zona Hijau Covid-19.

“Gini lho, Solo kan sudah Zona Hijau Zona Merah nya sudah hijau.  Vaksin sudah dikebut,  kurvanya  melandai, rumah sakit yang mulai kosong saya tidak ingin dari Nol lagi,” ujar Gibran.

Gibran tak memungkiri dirinya mendapatkan banyak protes karena kebijakan yang akan dikeluarkan. 

“Saya tahu warga banyak yang protes, tapi saya mohon (mungkin) tahun ini dulu untuk menahan mudik dulu dan saya tekankan juga untuk para PNS harus patuh,”  ucap dia.

“Nanti saya akan segera berikan surat edaran kebijakannya, mendekati puasa saya bikin detail,” tambahnya. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved