Berita Terbaru Solo Raya

Pemkab Sukoharjo Larang Padusan Jelang Ramadan 2021, Kolam Renang Batu Seribu Ditutup

Tempat pemandian umum, seperti kolam renang, sungai, bahkan laut sering dijadikan lokasi padusan.

Penulis: Agil Tri Setiawan
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/AGIL TRI
Penampakan kolam renang di objek wiasata Batu Seribu yang berada di kawasan perbukitan Gajah Mungkur, Kecamatan Bulu, Sukoharjo 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Agil Tri

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Budaya padusan yang sering dilakukan masyarakat di Sukoharjo, tahun ini terpaksa tak bisa dilakulan ditempat umum.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi klaster baru yang muncul, karena adanya padusan ditempat umum ini.

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik, Pengusaha Terpukul, PHRI Solo: Percuma Ada Sertifikat CHSE

Baca juga: Mampir ke Pemalang, Wisatawan Wajib Mencicipi Nasi Grombyang

PJ Sekda Sukoharjo Budi Santoso mengatakan, sama seperti tahun lalu, acara padusan di tahun ini masih ditiadakan.

"Padusan tidak diperkenankan, dilarang," tegas Budi, Kamis (8/4/2021).

Padusan sendiri biasa dilakukan masyarakat jelang bulan suci ramadan.

Tempat pemandian umum, seperti kolam renang, sungai, bahkan laut sering dijadikan lokasi padusan.

Diketahui, padusan merupakan tradisi yang berlaku untuk menyucikan diri dengan mandi besar saat menyambut datangnya Ramadan. Biasanya padusan dilakukan pada H-1 Ramadan.

Budi meyakini para pengunjung larut dalam euforia sehingga mengabaikan protokol kesehatan saat bermain air di kolam renang.

Mengingat mereka tidak memakai masker dan jaga jarak saat di area kolam renang yang berisiko dalam transmisi penularan Covid-19. Sehingga untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengimbau masyarakat untuk bisa menjalankan tradisi padusan di rumah saja.

"Padusan adalah budaya, dan disitu resiko transmisi penularan Covid-19 yang paling besar," ucapnya.

Diketahui acara padusan sudah ditiadakan untuk yang kedua kali.

Sebab pada tahun lalu, ketika pandemi Covid-19 sudah terjadi, padusan di Sukoharjo juga ditiadakan.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno, menyatakan tak ingin mengambil risiko dengan membuka kolam renang di objek wisata Batu Seribu, Kecamatan Bulu.

"Objek wisata Batu Seribu masih ditutup," kata dia.

Karena diketahui selama ini, tradisi padusan di Kabupaten Jamu dipusatkan di kolam renang objek wisata Batu Seribu di Kecamatan Bulu.

Namun objek wisata Batu Seribu ditutup sejak munculnya pandemi Covid-19 pada Maret 2020. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved