Berita Terbaru Solo Raya

Pemerintah Larang Mudik, Pengusaha Terpukul, PHRI Solo: Percuma Ada Sertifikat CHSE

Sistho mengatakan, momen libur lebaran ini menjadi momen yang ditunggu oleh pelaku wisata.

Dok. Puskompublik Kemenparekraf
Ilustrasi Hotel dengan Protokol Kesehatan.(Dok. Puskompublik Kemenparekraf) 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Azhfar Muhammad Robbani 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Pemerintah Pusat resmi mengeluarkan regulasi terkait larangan mudik pada tanggal 6 - 17 Mei mendatang.

Hal tersebut, membuat pelaku wisata terpukul pekan tenyata membuat pelaku wisata dan perhimpunan hotel semakin ramai dikunjungi.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satgas Covid Karanganyar Akan Gelar Operasi di Wilayah Perbatasan

Baca juga: Bingung Cari Makan Malam di Pekalongan? Nikmati Sego Otot Landungsari

Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Solo, Sistho A Sreshtho mengungkapkan kekecewaan terhadap larangan mudik tersebut.

Sistho mengatakan, momen libur lebaran ini menjadi momen yang ditunggu oleh pelaku wisata.

“Kami sangat kecewa dan menyayangkan keputusan dari pemerintah,bisanya dalam setahun ada 3 kalender mudik yang sangat kita tunggu-tunggu,” ujar Sistho, Kamis (8/4/2021).

Disamping itu ia ceritakan betapa terpukulnya pelaku usaha pada satu tahun kebelakang.

“Bisa dibayangkan setahun kemarin hotel dan restoran sudah berdarah-darah, Dengan adanya new normal kami sudahl mengurus sertifikat CHSE,” ujarnya.

Diketahui CHSE adalah sertifikasi hotel yang telah memenuhi standar penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

“Artinya protokol kesehatan yang diterapkan oleh hotel-hotel ini sudah berjalan dengan baik, dengan larangan ini semua yang kita lakukan menjadi sia-sia,” ujarnya.

Meskipun demikian, Sistho berharap keputusan tersebut bisa ditinjau kembali dengan pembatasan tertentu.

“Daripada dilarang sama sekali, kami perwakilan dari hotel di Solo sudah siap menghadapi pengunjung dan pengetatan prokes,” tandasnya. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved