Berita Terbaru Solo Raya

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Satgas Covid Karanganyar Akan Gelar Operasi di Wilayah Perbatasan

Penyekatan tersebut akan dilakukan di beberapa titik wilayah di wilayah perbatasan Karanganyar.

Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN
Ilustrasi Suasana kepadatan kendaraan menuju puncak Tawangmangu di area Pasar Tawangmangu 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, KARANGANYAR - Tahun ini Pemerintah resmi mengeluarkan regulasi terkait larangan mudik bagi masyarakat untuk berpulang ke daerah asalnya.

Sebelumnya Bupati Karanganyar, Juliyatmono sempat membolehkan warganya untuk melakukan mobilisasi bagi warga asalnya untuk mudik dari kampung halaman dengan pengawasan ketat.

Baca juga: Pendakian ke Gunung Gede Pangrango Dibuka, Pengelola Batasi Pengunjung 300 Orang Per Hari

Baca juga: Libur Paskah, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 62 Ribu Penumpang

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pihak satgas akan berkoordinasi untuk menggelar oprasi ketupat.

“Pada prinsipnya kami (Satgas Covid-19) nanti mendekati hari H akan mengantisipasi lonjakan pemudik akan akan menggelar oprasi ketupat berupa penyekatan,” kata Budi, Kamis (8/4/2021).

Penyekatan tersebut akan dilakukan di beberapa titik wilayah di wilayah perbatasan Karanganyar.

Terkait teknis, pihak Satgas akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengeksekusi penyekatan tersebut.

“Sudah menjadi tanggung jawab dari Satgas, Dishub, Polres, Pemerintah dan pihak lain untuk mengamankan warga dalam mobilisasi pemudik,” katanya.

“Tidak berbeda seperti tahun lalu, tahun ini akan menggelar operasi Ketupat untuk menyekat pemudik dari luar daerah atau dalam daerah,” tambahnya.

Saat ditanyai titik mana saja yang akan dilakukan penyelatan dan pemantauan operasi pihak satgas belum ada koordinasi lanjut.

“Sejauh ini koordinasi internal di Tim masih belum final, dengan bupati pun belum ada pembahasan lanjut. Nanti kita akan koordinasi lagi,” ujarnya.

Meskipun demikian, pihak satgas Karanganyar menghimbau warganya untuk tidak mudik.

“Jangan memaksa, seperti tahun lalu banyak yang mudik sehingga muncul klaster baru, tolong kerja sama nya,” tandasnya. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved