Berkat Kreativitasnya, Warga Kendal Ini Sulap Kluwih Jadi Jenang, Emping hingga Abon

Pada akhir 2020 lalu, ia mendapatkan pelatihan UMKM dalam memanfaatkan produk melimpah di sekitar tempat tinggal.

TribunJateng.com/Saiful Ma'sum
KUPAS KLUWIH: Durotul Mahmudah (41) warga Desa Kaliyoso, Kecamatan Kangkung, Kendal mengupas bahan utama kluwih untuk diolah menjadi abon, jenang, dan emping, Jumat (26/3/2021). 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Banyak inovasi di bidang pengolahan makanan yang bisa dikembangkan untuk menambah penghasilan.

Satu di antaranya memanfaatkan buah atau sayur yang melimpah di suatu daerah.

Baca juga: Perjalanaan Gudeg Khas Solo Mbak Yus, Pernah Kena Gusur Hingga Jadi Langganan Pejabat

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Rinjani Kini Dibuka Kembali, Terdapat Dua Jalur Baru

Di Kendal, kluwih disulap menjadi 3 jenis makanan bernilai jual tinggi.

Adalah Durotul Mahmudah (41) warga Desa Kaliyoso, Kecamatan Kangkung.

Bersama dua rekannya, Ifayatun (34) dan Nur Faizah (35), berhasil meramu kluwih menjadi jenang, abon, dan juga emping.

Durotul mengatakan, pada dasarnya ketiga produk ini baru berjalan sekitar 3 bulan.

Biji kluwih diolah menjadi abon, jenang, dan emping. (TribunJateng.com/Saiful Ma'sum)
Biji kluwih diolah menjadi abon, jenang, dan emping. (TribunJateng.com/Saiful Ma'sum) (TribunJateng.com/Saiful Ma'sum)

Pada akhir 2020 lalu, ia mendapatkan pelatihan UMKM dalam memanfaatkan produk melimpah di sekitar tempat tinggal.

"Saya dan teman-teman melihat kalau kluwih banyak ditemukan di sekitar Kaliyoso.

Di beberapa desa lain juga tak lihat melimpah, kita coba aja mengolahnya," terangnya di Kendal, Jumat (26/3/2021).

Ia pun mulai meramu aneka resep coba-coba dengan memanfaatkan setiap potensi kluwih. Mulai dari dagingnya hingga biji-bijinya, menyisakan kulit kluwih.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved