Kuliner Enak di Solo

Perjalanaan Gudeg Khas Solo Mbak Yus, Pernah Kena Gusur Hingga Jadi Langganan Pejabat

Sosok Yustina yang tidak memandang derajat sesorang dan di anggap sama saat menyantap Gudeg nya.

TRIBUNSOLOTRAVEL/FRISTIN INTAN
Sosok Yustina di balik Gudeg Mbak Yus, Jumat (26/3/201) 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus kembali mencuri perhatian, setelah Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus langganan tokoh nasional, seperti keluarga Presiden Jokowi, hingga Guruh Soekarnoputra.

Beberapa waktu yang lalu, juga muncul di program kuliner televisi swasta.

Baca juga: Taman Balekambang Akan Direvitalisasi, Pengelola UPT Berharap Pengunjung Bisa Naik Signifikan

Baca juga: Menikmati Gudeg Legendaris Khas Solo Mbak Yus, Kuliner Favorit Presiden Jokowi Hingga Kapolri

Kepopuleran dan kenikmatan Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus tak ada tandingannya.

Lokasi jualanya di jalan RA Kartini No.12, Timuran, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Sudah berjualan Gudeg sejak 1992, sempat berpindah tempat karena penggurusan pada tahun 2005 an.

Awal berdiri Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus berada di kawasan Dhady Theatre terletak di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No 96,Solo dengan meja kecil menjajakan Gudegnya.

"Awalnya itu ada daerah Dhady Theater, pakai meja kecil itu, terus di gusur, baru di sini pindah." kata pemilik Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus, Yustina, Jumat,(26/3/2021).

Yustina sudah 29 tahun berjualan, karena Jualan gudeg jadi mata pencari keluarga Yustina, dari ketiga anak masih bersekolah hingga lahirnya anak keempat saat ini berkuliah.

Gudeg Mbak Yus pernah merasakan dagangan tak laku, hingga tak berjualan selama tiga bulan baru-baru ini karena Covid-19.

Akan tetapi Yustina, tak pernah mengeluh akan keadaanya.

"Ya kalau engak laku, bersyukur saja. Bisa di makan kita di rumah. Jadi jualan di tekuni sampai sekarang," ungkap Yustina.

"Tutup 3 bulan, pas covid awal-awal itu engak boleh jualan kan. Terus inisiatif pakai mobil, pas itu pada dibungkus semua," katanya.

Perjalan lika liku perjalan di pinggir jalan, membuat Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus merencana bulan April 2021 akan buka di ruko depan tempat jualan saat ini.

Viralnya Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus

Berawal dari jadi langanan Alex Bambang Triatmodjo, menjadi viral di kalangan masyarakat.

"Awalnya gara-gara Pak Alex Bambang Triatmojo itu, jadi makin rame gudeg saya," katanya.

Barulah informasi tersebar kemana-mana, adanya gudeg khas Solo dari Mbak Yus ini.

Di tambah lagi, jadi salah satu langanan Keluarga Jokowi dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Kunjugan Kapolri ke Solo pada Kamis, 25 Maret 2021 kemaren, mengaku kangen dengan gudeg Mbak Yus.

Oleh karena itu, Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus mendapat pesanan dari Balaikota, untuk menyambut datangnya Kapolri di Solo.

"Kemaren di pesenkan, katanya buat Pak Kapolri lagi berkunjung ke sini," Kata Yustina.

"Sempet dua kali pesen, awalnya Rabu tapi karena mundur jadinya Kamis itu baru kita agar Gudeg nya," lanjut Yustina.

Cita Rasa Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus

Bagaimana bisa gudeng sederhana ini viral dan jadi langgana tokoh nasional ?

Ini semua terjawab dari cita rasa khas Solo Mbak Yus'>Gudeg Mbak Yus.

Gurihnya kuah santan kental berpadu dengan lezatnya bubur, dikombinasi dengan sambel goreng kretek dan bermacam pilihan lauk.

Mulai dari ayam suwir, crecek, ayam paha opor hingga varian sate.

Yustina menambahkan rahasia sebenarnya gudeg Mbak Yus terletak pada selera pelanggannya.

"Citarasa dari pembeli, mau rasa apa saya buatin, ada yang suka kuah pedes, manis, asin," ujar Yustina.

"Jadi dari pelangan inovasi soal bumbu dari pelangan. Cotohnya bapaknya itu suka manis yang di kasih masih kalau suka pedes di kasih pedes," lanjut Yustina.

Bisa dibilang Yustina, menggapai semua kesukaan atau selera dari pelanggannya.

Tak hanya itu, sosok Yustina yang tidak memandang derajat sesorang dan di anggap sama saat menyantap Gudeg nya.

Membuat para pelangan datang kembali dan setiap selesai makan selalu berpamitan dengannya.

"Engak pandang dia suku apa, jabatan apa, dianggap sama kalau disini," kata Yustina.

"Tempatnya kecil, kalau ada tokoh yang datang ya dini duduknya engak ada perbedaan mereka juga baik banget pakai selesai makan pamitan juga," lanjut Yustina.

Untuk itu Yustina, berharap usaha gudeg nya bisa dikelola keempat anaknya di jadikan PT Budeg Mbak Yus.

"Pegennya dikelola keempat anak saya, saat nanti saya meninggal ada yang meneruskan", ungkap nya.

"Sukur-sukur nanti bisa di jadiin PT gudeg dengan nama saya," Tutup Yustina.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved