Berita Dunia Terbaru

Mudahkan Perjalanan Antarnegara, Eropa Kini Siapkan Sertifikat Digital

Sertifikat digital ini juga dilengkapi segel digital dan kode QR berisi informasi penting penggunanya yang dapat disimpan di perangkat seluler

Editor: Ekayana
Dok. Emirates
Ilustrasi IATA Travel Pass bekerja sama dengan Emirates (Dok. Emirates) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Komisi Eropa mengumumkan proposalnya untuk menerapkan Digital Green Certificate (DGC) kepada masyarakat.

Hal tersebut dilakukan untuk melacak hasil tes dan vaksin Covid-19 yang akan digunakan masyarakat Eropa sehingga bisa bepergian ke negara Eropa lain dengan lebih mudah.

DGC merupakan bukti digital yang akan menunjukan hasil pemeriksaan seseorang terkait negatif Covid-19, status vaksinasi, dan pulih dari Covid-19.

Diharapkan sertifikat digital ini akan memungkinkan adanya pariwisata lintas Eropa dan merangsang pemulihan ekonomi.

Baca juga: Pandemi Belum Usai, Los Angeles Buka Kembali Restoran, Museum hingga Taman Hiburan

Baca juga: PHRI Gianyar Berharap Pariwisata Bali Bisa Buka Tahun Ini

Dilansir dari Lonely Planet, di setiap rumah sakit, pusat pengujian, atau otoritas kesehatan, nantinya akan memiliki tanda tangan digitalnya sendiri lalu disimpan dalam database yang aman dan dapat diakses serta diverifikasi di setiap negara Uni Eropa (UE).

Sertifikat digital ini juga dilengkapi segel digital dan kode QR berisi informasi penting penggunanya yang dapat disimpan di perangkat seluler atau dalam bentuk kertas. Kartu ini kemudian akan diberikan kepada semua anggota negara UE.

Dengan adanya DGC, dipastikan pembatasan pergerakan warga di negara Eropa dapat dicabut secara terkoordinasi, baik UE atau warga negara negara ketiga yang secara hukum tinggal di Eropa setelah mereka memegang sertifikat ini. Jika negara anggota terus mewajibkan pemegang sertifikat untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 atau karantina, negara tersebut harus memberi tahu Komisi Eropa terlebih dahulu. Negara-negara EU juga harus menerima sertifikat vaksin yang telah memenuhi standar otorisasi pemasaran UE.

Komisi ini juga telah bekerja sama dengan World Health Organization (WHO) untuk memastikan bahwa sertifikat tersebut juga akan diakui di tempat lain di dunia. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengatakan, data pengguna sertifikat ini akan dilindungi keamanan dan privasi penggunanya. untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir.

“Digital Green Pass harus memfasilitasi kehidupan orang Eropa. Tujuannya adalah untuk secara bertahap memungkinkan mereka pindah dengan aman di Uni Eropa atau luar negeri, untuk bekerja atau pariwisata,” kata Ursula. Infrastruktur digital untuk memfasilitasi penggunaan sertifikat akan disiapkan pada musim panas.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Eropa Siapkan Sertifikat Digital untuk Mudahkan Perjalanan Antarnegara

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved