Kuliner Karanganyar

Ayam Panggang Mbok Denok Sudah Ada Sejak 1996, Mulai Banyak Warung Serupa di Karanganyar dan Solo

Menurut pengelola warung tersebut, Dendi Resmadi (38), resep memasak ayam panggang dengan sistem tradisional bermula dari ide dan kreasi ibunya.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN
Dendi Resmadi (38) dengan olahan ayam bakar Warung Mbok Denok 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, KARANGANYAR - Saat memasuki Kecamatan Jatipuro Karanganyar, Disana akan ditemukan banyak warung ayam panggang.

Dari warung ke warung hampir sebagian besar menyajikan dengan proses penyajian yang serupa.

Baca juga: Menikmati Ayam Panggang Utuh Khas Mbok Denok Karanganyar: Empuk dan Bumbunya Meresap ke Dalam

Baca juga: Kuliner Ayam Panggang Mbok Denok Karanganyar, Dibanjiri Pembeli Meskipun Berada Jauh Dari Pusat Kota

Penyajiannya masih menggunakan sistem tradisional, menggunakan bahan bakar kayu, dimasak di atas tungku, dan masih menggunakan kuali guna mencampur bumbu.

TribunSoloTravel.com menelusuri jejak asal muasal, resep masak khas tradisional tersebut.

Ternyata dimulai dari dari warung Ayam Panggang Mbok Denok yang Lokasinya berada di Jl. Raya Jatipuro - Jatiyoso, Sangen, Jatipuro, Kabupaten Karanganyar.

Menurut pengelola warung tersebut, Dendi Resmadi (38), resep memasak ayam panggang dengan sistem tradisional bermula dari ide dan kreasi ibunya yang bernama Suwarsi dari tahun 1996.

"Sebenarnya ini resep dari simbah kita dulu di desa, cuma ada beberapa hal yang dikreasikan oleh ibu saya sehingga ayam panggang ini beda dari lainnya," katanya kepada Sabtu (20/3/2021).

Resep ayam panggang ini kini telah tersebar di warung-warung lainnya.

"Disini warung serupa mungkin sudah hampir belasan, belum yang sistemnya seperti katering, yang memasak di setiap ada pesanan," ujarnya.

"Mereka sebagian besar pernah bekerja bersama ibu saya sewaktu dulu awal merintis kini sudah membuat warung sendiri-sendiri," jelasnya.

Selain di Kecamatan Jatipuro, warung ayam panggang dengan teknologi tradisional itu juga telah tersebar di beberapa wilayah Karanganyar dan Kota Solo.

"Di Kabupaten Karanganyar, ada yang dibuat paman saya dan beberapa teman ada juga yang buka di Solo," terangnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved