Wisata Sejarah Dunia

Sejarah Kepulauan Selayar, Dulu Rute Dagang Rempah Nusantara Hingga Jadi Tempat Pelaut Berdoa

Pada masa lalu, wilayah Kepulauan Selayar pernah menjadi rute dagang menuju pusat rempah-rempah di Maluku.

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Pengunjung menikmati sunset di Sunari Beach, Dusun Tile-Tile, Desa Patikaria, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Kabupaten Kepulauan Selayar berada di Provinsi Sulawesi Selatan.

Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Selayar adalah Kota Benteng dan memiliki luas sebesar 10.5003,69 km2 yang terdiri dari wilayah daratan dan lautan.

Baca juga: Pesona Air Terjun Sumuran Magelang yang Tersembunyi di Kaki Bukit, Suasana Masih Sejuk dan Asri

Baca juga: Singapura Mulai Buka Perbatasan Akhir 2021

Kepulauan Selayar terdiri dari dua sub area wilayah pemerintahan, yaitu wilayah daratan dan wilayah kepulauan.

Wilayah daratan meliputi Kecamatan Benteng, Bontoharu, Bontomanai, Buki, Bontomatene, dan Bontosikuyu.

Sedangkan wilayah kepulauan adalah Kecamatan Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Takabonerate, Pasimarannu, dan Pasilambena.

Pada masa lalu, wilayah Kepulauan Selayar pernah menjadi rute dagang menuju pusat rempah-rempah di Maluku.

Para pedagang singgah di pulau Selayar untuk mengisi perbekalan serta menunggu musim baik untuk melanjutkan perjalanan laut.

Dilansir dari kepulauanselayarkab.go.id, nama Selayar berasal dari aktivitas berlayar.

Dalam Bahasa Sanskerta, nama Selayar berasal dari kata cedaya yang berarti satu layar.

Konon pada masa lalu banyak perahu satu layar yang singgah di pulau tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved