Penginapan Unik

Menikmati Suasana Tradisional Ala Pedesaan di Joglo Bu Condro Magelang

Konsep wisata yang diusung mesti sesuatu yang benar-benar hidup dan berkesan kepada wisatawan saat berkunjung ke lokasi itu. 

Editor: Ekayana
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Punjung Rahyuno bergambar di depan Joglo Bu Condro yang menawarkan paket wisata ala pedesaan di Magelang. 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Geliat pariwisata di Kabupaten Magelang kini semakin meningkat, tiap pelaku usaha berloma-lomba mengusung konsep yang unik dan menarik guna menarik para pengunjung. 

Bagi mereka yang telah lama bergulat di industri ini, menghadirkan satu konsep wisata yang biasa-biasa saja mungkin tidak menarik.

Baca juga: Merasakan Sensasi Ngopi di Hutan Tengah Kota Jogja, Bisa Bermain Bubble Hingga Panggang Daging

Baca juga: Menikmati Piknik dengan Jogja Camper Van, Wisatawan Bisa Kemah di Pinggir Pantai Atau Bukit

Konsep wisata yang diusung mesti sesuatu yang benar-benar hidup dan berkesan kepada wisatawan saat berkunjung ke lokasi itu. 

Itu lah yang ditawarkan Punjung Rahyuno selaku pemilik Joglo Bu Condro yang berlokasi di Jalan Raya Candirejo, Kedungombo, Palihan, Candirejo, Kecamatan Borobudur, Magelang. 

Wisata alam dengan konsep pedesaan dan bertema back to village menjadi andalan yang ditawarkan kepada wisatawan domestik dan mancanegara. 

"Konsep back to village yang ingin saya tawarkan itu adalah penampakan pada bangunan utamanya yakni berupa bambu, kayu dan pernak-pernik yang digunakan itu menggunakan bahan di sekitar saja, tidak ada yang modern," kata Punjung. 

Konsep yang disungnya juga sangat mendukung dengan keadaan lingkungan sekitar yang masih asri dan bernuansa pedesaan.

Di sekeliling lokasi hanya ada hamparan ladang dengan jalan yang sempit. 

Ada tiga bangunan joglo yang biasa digunakan wisatawan untuk beraktivitas.

Di halaman depan tertanam tiga pohon sengon berukuran besar yang menambah suasana asri di tempat itu. 

Konsep wisata yang ditawarkan Joglo Bu Condro bisa dikatakan cukup lengkap.

Joglo dengan tiga bangunan itu memberikan paket wisata tradisional kepada pelancong yang berkunjung. 

Joglo tersebut biasa digunakan untuk acara tertentu dan tempat berkumpulnya wisatawan.

Mereka juga bisa menikmati panganan lokal yang ikut ditawarkan sebagai paket wisata. 

"Programnya sebenarnya sudah dari 2007. Kami menawarkan wisata berkeliling desa ini dengan menggunakan sepeda dan dokar serta gamelan dan proses pembuatan makanan lokal," katanya. 

Pihaknya menawarkan harga senilai Rp125 ribu kepada wisatawan domestik dan Rp175 ribu kepada wisatawan mancanegara.

Wisatawan bisa memilih satu dari berbagai paket wisatawan itu saat berkunjung ke sana. 

"Itu minimal per dua atau tiga orang," jelasnya. 

Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang Joglo Bu Condro juga belum menerima kunjungan wisatawan secara mendadak.

Dulunya tempat itu biasa menawarkan makanan dan berbagai kuliner kepada pengunjung. 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved