Menikmati Soto di Karanganyar, Harganya Hanya Rp 1000, Termurah di Dunia?

Dirinya sengaja memberi harga murah agar warga sekitarnya memiliki varian pilihan jajanan dengan harga rendah namun tetap berkualitas.

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN
Pemilik Soto Sewu di Karanganyar, Dwiningsih 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, KARANGANYAR - Pernahkan anda menikmati soto seharga Rp.1.000? Bila belum mampirlah ke warung Hik Soto Sewu milik Dwiningsih (45) di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Dusun Nglande, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu Karanganyar

Sesuai namanya dengan selembar seribu rupiah anda sudah bisa menikmati semangkuk soto.

Baca juga: Menilik Sejarah di Candi Ngempon di Kabupaten Semarang, Bisa Mandi Air Panas di Petirtaan

Baca juga: Menikmati Senja di Kopi Banaran Sambil Menyaksikan Keindahan Gunung Merbabu dan Rawapening

Saat TribunSoloTravel mampir ke warung tersebut, dengan berbekal Rp 5 ribu, pembeli sudah bisa mendapatkan satu mangkuk soto, 4 buah gorengan dan segelas es teh. 

Dwi menjelaskan bahwa usahanya telah dirintis sejak tahun 2012 lalu. 

"Sudah saya mulai sejak tahun 2012, dan Alhamdulillah tidak pernah naik hingga sekarang," katanya, Jumat (5/3/2021).

Semangkuk soto sewu di Karanganyar
Semangkuk soto sewu di Karanganyar (TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN)

Dirinya sengaja memberi harga murah agar warga sekitarnya memiliki varian pilihan jajanan dengan harga rendah namun tetap berkualitas.

"Kalau soto harga 4-5 ribu mungkin masih banyak, tapi kalau seribu mungkin saat ini saya sendirian," ujarnya. 

Seperti yang Dwi jelaskan, semangkuk soto miliknya memang tak terasa murahan. 

Kaldu daging sapi pada kuah soto masih terasa kuat.

Suwiran ayamnya juga masih cukup banyak, ditambah gorengan yang dihadirkan selalu diperbaharui sehingga akan tetap tersedia kehangatan untuk teman makan soto. 

"Saya sengaja jaga kualitas, buat minyak goreng saja saya beli yang kemasan bukan jerigen," ungkapnya. 

 Meski harga murah, Dwi tak pernah merasa rugi yang terpenting dirinya bisa membantu warga sekitar dengan memberi lapangan kerja dan jajanan murah. 

"Kita nyari berkah," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved