Berita Dunia Terbaru

Buka Kembali Perbatasan, Thailand Umumkan Kampanye #OpenThailandSafely, Apa Itu?

Beberapa perusahaan pariwisata yang terlibat dalam kampanye tersebut adalah YAANA Ventures, Asian Trails, Capella Hotels and Resort, dan EXO.

Editor: Ekayana
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Thailand - Taman Nasional Khao Sok.(SHUTTERSTOCK) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Para pejabat pariwisata di Thailand mengumumkan sebuah kampanye baru guna membuka kembali perbatasan negara untuk perjalanan internasional.

Melansir Travel Pulse, Selasa (2/3/2021), kampanye # OpenThailandSafely diluncurkan oleh lebih dari 15 perusahaan pariwisata besar di Negeri Gajah Putih pada Selasa.

Beberapa perusahaan pariwisata yang terlibat dalam kampanye tersebut adalah YAANA Ventures, Asian Trails, Capella Hotels and Resort, dan EXO. Melalui kampanye yang akan dimulai pada 1 Juli 2021, mereka berharap agar Thailand membuka kembali perbatasan bagi para pelancong. Kampanye tersebut telah menghasilkan sebuah petisi yang mengajukan permintaan resmi kepada Pemerintah Thailand untuk menilai kembali situasi.

Baca juga: Australia Kini Perpanjang Larangan Perjalanan Internasional hingga Juni 2021

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Menurun, Nusa Dua dan Ubud Bersiap Sambut Wisman Lewat Travel Bubble

Sebab, saat ini program vaksinasi Covid-19 sedang berlangsung di Eropa, Amerika Serikat, dan pasar sumber pariwisata lainnya. Para pejabat pariwisata percaya, Thailand siap menerima wisatawan kembali mulai Juli 2021 karena sebagian besar pengunjung akan divaksinasi.

Hingga periode tersebut, Pemerintah Thailand akan memiliki waktu untuk memvaksinasi warganya yang rentan dan para staf garis depan. Tidak hanya itu, dimulainya kembali penerimaan wisatawan pada Juli memberi waktu kepada orang-orang untuk mulai merencanakan liburan musim panas dan membatu maskapai penerbangan, hotel, serta operator tur mempersiapkan masuknya kedatangan.

“Pembukaan kembali 1 Juli akan menjadi kesempatan strategis bagi Thailand untuk menunjukkan peran kepemimpinan di antara negara-negara Asia dan mempersiapkan jalan untuk pemulihan ekonomi Thailand yang solid pada 2022,” kata CEO YAANA Ventures, Willem Niemeijer, mengutip Travel Pulse.

Para pembuat kampanye #OpenThailandSafely mengatakan, Thailand membutuhkan setidaknya setahun atau lebih untuk mengembalikan sejumlah besar pengunjung internasional seperti sebelum pandemi Covid-19. Untuk membantu melindungi Thailand dari meningkatkan kasus Covid-19, kampanye tersebut meminta pemerintah untuk mengembangkan daftar protokol kesehatan dan keselamatan yang harus diikuti wisatawan.

Adapun, protokol tersebut mencakup menunjukkan hasil negatif tes Covid-19, memberikan bukti vaksinasi Covid-19 atau membeli asuransi kesehatan. Data menunjukkan, kedatangan internasional ke Negeri Gajah Putih turun menjadi 6,7 juta pada 2020. Angka tersebut mengalami penurunan drastis dari jumlah kedatangan internasional pada 2019 yang mencapai 39,7 juta.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Ada Kampanye #OpenThailandSafely soal Perjalanan Internasional, Apa Itu?

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved