Berita Dunia Terbaru

Manfaatkan Waktu Tutup Selama Pandemi, Museum Louvre Lakukan Renovasi

Penutupan ini memberikan kesempatan emas untuk melakukan renovasi yang tidak mungkin dilakukan dengan adanya hampir 10 juta kunjungan per tahun.

shutterstock.com/TTstudio
Museum Louvre di Perancis ditutup akibat adanya kekhawatiran terkait persebaran virus corona di negara itu semakin bertambah 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Selama masa periode penutupan, Museum Louvre di Paris, Perancis kini melakukan renovasi.

Museum Louvre telah sendiri telah tutup sejak 30 Oktober 2020 karena pandemi Covid-19. Penutupan tersebut dilakukan dalam langkah Perancis mengurangi penyebaran Covid-19. Museum yang kini sepi, terasa sangat kontras dengan keadaan tahun 2019 lalu.

Baca juga: Tawangmangu Dipadati Wisatawan Hari Ini, Lalu Lintas Padat Merayap

Baca juga: Merasakan Sensasi Ngopi di Hutan Tengah Kota Jogja, Bisa Bermain Bubble Hingga Panggang Daging

Museum ini sempat harus tutup setelah para pekerjanya memilih keluar akibat terlalu banyak pengunjung. Saat itu, Louvre bisa mendapatkan sekitar 30.000–40.000 kunjungan per hari.

Penutupan ini memberikan kesempatan emas untuk melakukan renovasi yang tidak mungkin dilakukan dengan adanya hampir 10 juta kunjungan per tahun.

Tak seperti lockdown pertama Perancis yang memaksa semua aktivitas di Louvre ditunda, lockdown kedua ini memungkinkan sekitar 250 pegawai museum tetap bekerja.

Pasukan yang terdiri dari para kurator, pemulih, dan pegawai lainnya bekerja membersihkan patung, menata ulang artefak, memeriksa inventori, mengatur ulang jalur masuk, dan melakukan restorasi.

“Kami memanfaatkan penutupan museum ini untuk melakukan beberapa pekerjaan besar, mempercepat operasi perawatan, dan memulai perbaikan yang sulit dijadwalkan ketika museum ini beroperasi secara normal,” kata Architectural Heritage and Garden Director Louvre bernama Laurent le Guedart.

Guedart melanjutkan, para pemulih berdiri di atas perancah untuk melakukan penyelidikan ilmiah terhadap dinding-dinding museum dalam persiapan mereka untuk melakukan restorasi. Seakan melakukan perjalanan kembali ke abad ke-18 melalui lapisan-lapisan cat.

Para tukang kayu juga bekerja di pojok museum. Mereka bekerja memasang kabel baru untuk sistem keamanan yang baru. Sebelumnya, pekerjaan ini hanya bisa dilakukan setiap Selasa.

Museum Louvre memang hanya tutup di hari itu dalam seminggu. Namun sekarang, pekerjaan itu bisa dilakukan setiap hari.

Secara total, ada 10 proyek skala besar yang ditunda sejak Maret 2020 lalu. Kini, pekerjaan-pekerjaan tersebut sudah kembali dilakukan dan berlangsung cukup cepat. Pekerjaan tersebut termasuk renovasi di Aula Etruscan dan Italian, serta Salon Carre. 

Pemugaran besar-besaran kapel makam Mesir kuno Akhethotep dari tahun 2400 SM juga sedang dilakukan. “Ketika museum dibuka kembali, segala sesuatunya akan sempurna untuk para pengunjung,” kata Kurator di Departemen Artefak Elisabeth Antoine-Konig.

Sebelumnya, hanya pengunjung yang sudah melakukan reservasi saja yang bisa masuk ke dalam museum dengan mematuhi protokol kesehatan.

Mereka yang tidak bisa melihat langsungMuseum Louvre masih bisa melihatnya lewat tur virtual yang dilakukan secara online berikut.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Museum Louvre Manfaatkan Waktu Tutup untuk Renovasi

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved