Berita Dunia Terbaru

Larangan Pelayaran di Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Ini Batalkan Operasional

Serta pelayaran tujuh hari mereka ke Alaska dengan Glacier cruises yang seharusnya melewati Vancouver dan Anchorage.

https://disneycruise.disney.go.com/
An illustration of Disney Cruise Line.(https://disneycruise.disney.go.com/) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Beberapa jaringan kapal pesiar kini memperpanjang penundaan operasional mereka.

Beberapa bahkan terpaksa membatalkan keberangkatan ke Kanada dan Alaska untuk tahun 2021 akibat larangan pelayaran yang diberlakukan Kanada.

Seperti dilansir Travel and Leisure, Princess Cruises pada Rabu (24/2/2021) membatalkan beberapa pelayaran mereka. Salah satunya ke Pesisir Pasifik yang berawal atau berakhir di Vancouver. Kemudian juga termasuk pelayaran Canadian Adventure dengan perjalanan pulang-pergi ke Southampton di Inggris Raya.

Baca juga: Pendakian Gunung Gede Pangrango Akan Dibuka Kembali Pada 5 Maret 2021

Baca juga: Hadapi Pemotongan Cuti Bersama, PHRI Yogyakarta Pasrah

Serta pelayaran tujuh hari mereka ke Alaska dengan Glacier cruises yang seharusnya melewati Vancouver dan Anchorage.

Princess Cruises mengonfirmasi bahwa mereka sedang bekerjasama dengan pejabat Kanada untuk “mencoba mempertahankan sebagian” jadwal pelayaran ke Alaska, New England, atau Kanada dan akan terus mengoperasikan paket hotel di daratan Alaska.

Ada pula jaringan kapal pesiar mewah Seabourn yang juga membatalkan keberangkatan mereka ke Alaska/British Columbia di tahun 2021, yang terdiri dari 19 pelayaran. Sebelumnya, pemerintah Kanada mengeluarkan larangan bagi kapal pesiar yang membawa lebih dari 100 orang. Aturan tersebut diperpanjang hingga Februari 2022 yang tentu saja memiliki dampak langsung pada pariwisata pelayaran di Alaska.

Pasalnya berdasarkan hukum berusia 100 tahun yang masih berlaku hingga kini, kapal pesiar asing harus melakukan perhentian dahulu di Kanada sebelum melakukan perjalanan ke Alaska. “Akibat pelarangan tersebut, jaringan kapal pesiar hanya bisa berharap mungkin akan ada kelonggaran dengan Transport Canada, setidaknya untuk memperpendek jangka larangan. Sayangnya, tampaknya bukan itu masalahnya.

Akibatnya, banyak jalur pelayaran yang telah dibatalkan,” kata editor-in-chief Cruise Critic, Colleen McDaniel. Ia melanjutkan, Alaska dan jaringan kapal pesiar masih berharap akan adanya kesempatan perubahan hukum yang berlaku sekarang agar pelayaran ke Alaska dari Amerika Serikat bisa berlangsung tanpa harus melakukan perhentian di pelabuhan asing, dalam hal ini di Kanada.

Disney Cruise Line juga membatalkan seluruh pelayaran yang mereka miliki hingga Mei 2021, pada Rabu (24/2/2021).

Mereka mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan evaluasi beberapa pilihan untuk pelayaran Disney Wonder yang sudah terjadwal di Alaska. Jaringan ini juga terpaksa membatalkan pelayaran mereka di Eropa yang menggunakan kapal Disney Magic hingga 10 Agustus 2021.

Penyebabnya adalah kemungkinan perbatasan internasional yang tetap tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Di luar Alaska, Carnival Cruise Line juga telah memperpanjang larangan operasional mereka dari seluruh pelabuhan di Amerika Serikat hingga 31 Mei 2021.

Perpanjangan ini merupakan tambahan dari pembatalan yang telah direncanakan sebelumnya. Termasuk juga penundaan beberapa rencana perjalanan ke Eropa hingga musim gugur yang akan datang.

Jika nantinya kapal pesiar benar-benar sudah bisa berlayar kembali, sebelumnya mereka harus mengikuti “Conditional Sail Order” atau perintah pelayaran kondisional dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Di dalamnya termasuk persyaratan untuk melakukan pelayaran uji coba.

Beberapa jaringan pelayaran lainnya, termasuk Crystal Cruises, akan mengharuskan para tamu untuk divaksinasi lebih dahulu sebelum naik ke kapal. Sementara jaringan lainnya seperti Royal Caribbean, Norwegian Cruise Line, dan Regent Seven Seas akan berusaha melakukan vaksinasi pada semua kru ke depannya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Larangan Kanada Sebabkan Beberapa Kapal Pesiar Batalkan dan Tunda Operasional

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved