Tempat Makan Asyik Klaten

Menikmati Senja di Kedai Pojok Klaten, Ngopi Sambil Ditemani Pemandangan Gunung Merapi

Kedai Pojok menawarkan beragam pilihan menu minuman, makanan, dan camilan.

Editor: Ekayana
dok. Kedai Pojok
Tempat makan dengan pemandangan Gunung Merapi dan Dusun Girpasang bernama Kedai Pojok Dusun Kringin, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (dok. Kedai Pojok) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pemandangan Gunung Merapi tentunya tidak pernah membosankan untuk dilihat. Baik dari dekat maupun dari jauh, pemandangannya selalu memukau. Apabila ingin menikmati pemandangan Gunung Merapi sambil ngopi santai, kamu bisa berkunjung ke Kedai Pojok di Kabupaten Klaten.

“Selain Gunung Merapi, kalau malam itu kelihatan gemerlap lampu Kota Solo kalau enggak berkabut. Ada juga pemandangan Dusun Girpasang dan kereta gantungnya,” kata Pengelola Kedai Pojok R Mulyanto E.

Baca juga: 5 Tips Berwisata pada Musim Hujan, Konsumsi Vitamin Agar Badan Tetap Fit

Baca juga: Eksis Sejak 1947 Silam, Toko Kopi Legendaris di Pasar Gede Ini Tak Takut Bersaing Dengan Coffee Shop

Jika ingin menikmati pemandangan Gunung Merapi dari dekat, Mulyanto menyarankan area duduk di undakan paling atas. Namun jika ingin mendapat pemandangan komplet yakni Gunung Merapi, Dusun Girpasang, dan kereta gantungnya, kamu bisa pilih area duduk di bangunan semi-outdoor.

Untuk diketahui, kereta gantung Dusun Girpasang saat in masih digunakan untuk mengangkut barang menuju dusun yang dipisahkan oleh sebuah jurang tersebut.

Namun, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Klaten Sri Nugroho menuturkan dalam wawancara pada Agustus 2020 bahwa kereta gantung akan dijadikan sebagai salah satu atraksi wisata di Dusun Girpasang.

“Kedai Pojok tempatnya dekat dengan kereta gantung. Kemarin ada yang nawarin (pengadaan) paket wisata ke Girpasang, tapi kita belum berani ambil karena belum ada pengalaman,” ungkap Mulyanto.

Kulineran di tengah sejuknya udara gunung

Kedai Pojok menawarkan beragam pilihan menu minuman, makanan, dan camilan. Untuk minuman, harganya berada pada kisaran Rp 5.000-Rp 10.000.

Sementara itu, harga makanan berada pada kisaran Rp 7.000-Rp 15.000 dan camilan adalah Rp 7.000. Beberapa pilihan yang tersedia adalah teh, lemon jahe panas, jahe geprek panas, dan wedang tape. Ada juga melon squash, ayam bakar/goreng/geprek, nasi goreng spesial, lele bakar/goreng, pisang, jamur krispi, sosis, nugget, dan kentang.

Mulyanto mengatakan, dari seluruh menu yang tersedia, sejauh ini terdapat satu menu yang rupanya menjadi kesukaan para wisatawan. “Karena mungkin kita letaknya dekat dengan Gunung Merapi, kawan-kawan yang datang lebih pilih Kopi Merapi Sapuangin yang ditanam di sini,” ungkapnya. Jika ingin mencobanya, kamu bisa pilih Kopi Merapi V60 seharga Rp 10.000 atau Kopi Merapi Tubruk seharga Rp 7.000.

Adapun, biji kopi tersebut berasal dari para petani setempat yang membudidayakannya. Mulyanto menuturkan bahwa pihaknya sengaja tidak membeli biji kopi dari luar. “Supaya pelanggan yang datang ke Kedai Pojok dapat kesan yang lebih. Minum kopi (dari masyarakat setempat) sambil melihat Gunung Merapi,” ujarnya. Mulyanto sangat merekomendasikan menu kopi tersebut untuk dicoba oleh pengunjung. Sementara untuk makanan, pilihan ayam atau nasi goreng spesial bisa dicoba.

Adanya Kedai Pojok menambah lowongan pekerjaan

Tempat nongkrong kekinian ini berlokasi tepat di dekat pintu jurang yang mengarah ke Dusun Girpasang. Alhasil, “pojok” pun disematkan dalam namanya karena tempatnya berada di pojok Dusun Kringin.

Mulyanto mengatakan bahwa selama ini wisatawan yang hendak berkunjung ke Dusun Girpasang tidak memiliki tempat untuk singgah sementara. Pihaknya pun akhirnya berinisiatif untuk membangun Kedai Pojok sebagai tempat makan dengan pemandangan Gunung Merapi, sekaligus tempat istirahat bagi pengunjung yang akan ke dusun tersebut.

“Kita niatnya untuk memancing warga sekitar untuk menaikkan ekonomi. Yang mau usaha, kita usaha bareng karena ada potensi wisata di daerah kita. Majukan wisata di wilayah kita,” tutur Mulyanto. Dengan dibangunnya Kedai Pojok, menurutnya hal tersebut dapat meningkatkan sumber daya manusia di sana karena menambah lowongan pekerjaan untuk masyarakat setempat. “Dibanding di rumah, mending mencari lowongan pekerjaan di situ. Nanti bisa tambah pengalaman ketemu banyak orang. Di kita, mereka jarang keluar dari area karena (menuju) kota jauh. Kurang lebih 26 kilometer,” kata Mulyanto.

Rencana penambahan menu dan paket berkemah

Saat ini, menu yang tersedia di Kedai Pojok adalah yang tertera dalam akun Instagram @kedaipojok.tegalmulyo.

Namun, Mulyanto mengatakan bahwa pihaknya memiliki rencana untuk menambahkan menu makanan nasi jagung. “Ini baru rencana untuk menambah nasi jagung. Sekarang nasi jagung sudah hampir punah. Nanti bagaimana caranya masyarakat bisa mengelola nasi jagung dengan cara tradisional agar rasanya kena,” ucapnya.

Selanjutnya, Kedai Pojok juga berencana untuk menawarkan paket berkemah, termasuk penyediaan tenda, peralatan berkemah, dan areanya bagi pengunjung yang ingin bermalam sambil menikmati pemandangan Gunung Merapi. Kedai Pojok berlokasi di Dusun Kringin, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Jam operasionalnya adalah setiap hari pukul 09.00-19.00 WIB selama PPKM. Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Kedai Pojok di Kemalang, Klaten, Ngopi Ditemani Gagahnya Gunung Merapi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved