Berita Indonesia Terbaru

Bandara Silangit Kini Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700 Ribu Per Tahun

Sepanjang 2019, pergerakan penumpang di Bandara Silangit tercatat sekitar 350.000 penumpang.

Editor: Ekayana
KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH
Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017). ( 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM- Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatera Utara kini meningkatkan kapasitas penumpang menjadi 700.000 penumpang per tahun.

Pengembangan kapasitas penumpang tersebut telah diselesaikan pada tahun 2020.

Sebelum peningkatan, kapasitas jumlah penumpang di Bandara Silangit adalah 300.000 penumpang per tahun.

Baca juga: Percepat Pembangunan Pariwisata, Bangka Belitung Bekerja Sama dengn Seychelles di Bidang Pariwisata

Baca juga: Pengembangan Labuan Bajo Dipercepat, Persiapan SDM Dianggap Penting Dilakukan

Hal tersebut dilakukan agar Bandara Silangit, sebagai bandara yang paling dekat dengan Danau Toba, bisa mendukung kunjungan ke destinasi tersebut secara optimal.

“Dengan kata lain, Bandara Silangit merupakan pintu utama bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk dapat langsung menuju kawasan Danau Toba. Pengembangan terus dilakukan secara berkelanjutan di bandara ini,” kata President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Sepanjang 2019, pergerakan penumpang di Bandara Silangit tercatat sekitar 350.000 penumpang.

Selain kapasitas penumpang yang ditingkatkan, kapasitas apron atau parkir pesawat juga ditingkatkan. Kini, Bandara Silangit bisa menampung enam pesawat sejenis Boeing 737-800 NG dari sebelumnya hanya tiga pesawat.

Bandara pendukung destinasi wisata

Selain Bandara Silangit, Bandara Kualanamu di Deli Serdang juga memegang peranan penting dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata nasional. Kedua bandara yang ada di Sumatera Utara tersebut menjadi bandara pendukung destinasi wisata karena lokasinya yang dekat dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Presiden Joko Widodo sempat meluncurkan kampanye Beli Kreatif Danau Toba untuk mendorong pengembangan pelaku kreatif dan UMKM di kawasan Danau Toba masuk ke platform digital pada Sabtu (20/2/2021).

Untuk mendukung kampanye tersebut, PT Angkasa Pura II (AP II) bersama Bank Indonesia mempersiapkan area khusus untuk menghadirkan pengalaman perjalanan bagi para penumpang pesawat di kedua bandara tersebut. “Ketika baru mendarat, penumpang dapat melihat berbagai produk lokal dari pelaku kreatif dan UMKM Danau Toba di terminal kedatangan,” kata Awaluddin.

Bank Indonesia dan AP II telah mempersiapkan lokasi galeri atau booth yang menampilkan berbagai produk lokal. Tak itu saja, booth tersebut juga dilengkapi dengan QR Code sebagai sumber informasi mengenai platform digital untuk membeli produk tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno juga sempat mendarat di Bandara Silangit, Jumat (19/2/2021). Di sana, ia melihat booth galeri yang menampilkan berbagai produk lokal tersebut.

Ia juga sempat melakukan scan terhadap QR Code yang ada di booth galeri untuk mengetahui lebih lanjut terkait produk-produk karya UMKM di kawasan Danau Toba. Tak hanya di Bandara Silangit, booth galeri ini juga tersedia di terminal kedatangan domestik Bandara Kualanamu. Di sana, terdapat berbagai produk UMKM lokal dan juga booth khusus untuk memberikan informasi tentang Gernas BBI dan penggunaan QRIS (QR Code Indonesian Standard).(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved