Usai Viral, Warung Makan Bayar 5 Ribu di Sukoharjo Ini Berniat Buka Cabang Baru

Rudyanto mengungkapkan jika dirinya belum siap meninggalkan karyawannya.

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/AGIL TRI
Warung Makan Pak Rudy yang berada di Godean RT 01 RW 15 Wirun, Mojolaban Sukoharjo saat ditemui TribunSolo.com Kamis (4/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Pemilik warung makan viral di Sukoharjo, Rudiyanto (45) mengungkapkan keinginannya untuk membuka cabang baru.

Pemilik warung makan yang memberlakukan bayar lebih banyak jika tak habis itu mengaku kewalahan dengan banyaknya pembeli.

Baca juga: Usung Konsep Hijau, Cafe Medjora Tolak Gunakan Tissu Hingga Minimalisir Listrik Untuk Pencahayaan 

Baca juga: Candi Cetho Ditutup Selama 2 Bulan, Ekonomi Pedagang Sekitar Tempat Wisata Alami Penurunan Drastis

Adapun saat ini warung makan Pak Rudy berada di Godean RT 01 RW 15 Wirun, Mojolaban Sukoharjo.

"Pengennya sepert itu (buka cabang baru)," katanya Minggu (21/2/2021).

"Malah kemarin sudah ada 2 orang yang nawarin tempat dan pegawainya juga," imbuhnya.

Namun, menurut Rudyanto keinginan tersebut belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat.

Rudyanto mengungkapkan jika dirinya belum siap meninggalkan karyawannya.

"Saya pengin disini saya kuatkan dulu, seandainya disini bisa saya tinggal dan bisa berjalan tanpa saya bisa buka cabang," kata dia.

"Kalau dalam waktu dekat belum siap, belum ada yang ngontrol," paparnya.

Rudyanto sendiri tak menampik jika saat ini dirinya sudah kewalahan dengan banyaknya pembeli.

Lebih lebih belakangan ini banyak "promosi gratis" termasuk dengan kedatangan artis Dimas Beck.

"Sebelum kedatangan artis sudah kewalahan, sampai pinjam gelas, piring, dan meja di kumpulan RT," ujarnya.

"Dengan kedatangan artis mungkin pembeli akan bertambah," imbuhnya.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur," pungkasnya.

Warung makan ini viral di media sosial karena peraturannya yang unik yakni jika pembeli makan dan habis maka harus membayar Rp 5 ribu, sedangkan jika tak habis maka bayar Rp 7 ribu.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved