Berita Indonesia Terbaru

Pemda di Kawasan Danau Toba Harus Proaktif Kembangkan Tempat Wisata

Harus ada perubahan yang signifikan dan tidak lagi hanya mengandalkan keindahan alam Danau Toba, sehingga wisatawan bisa betah dan tidak bosan

Dok. Shutterstock
Panorama Danau Toba dilihat dari Bukit Holbung 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pemerhati dan pelaku pariwisata Ir Sanggam Hutapea mengapresiasi kekonsistenan pemerintah pusat membangun proyek jalan tol untuk memperpendek jarak tempuh menuju kawasan wisata Danau Toba.

"Saya melihat dan mengamati proyek proyek pemerintah pusat untuk mengembangkan pariwisata Danau Toba sebagai wisata kelas dunia. Salah satu bentuk kekonsistenan Pemerintah Pusat menurut Sanggam yakni penyelesaian jalan tol Tebing Tinggi - Serbelawan, yang akan mempercepat waktu tempuh Parapat - Kualanamu," ujar Sanggam Hutapea, Minggu (14/2), menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut akses jalan tol Tebing Tinggi-Serbelawan akan dibuka Desember 2021.

Baca juga: Penggemar Serial Peaky Blinders Kini Bisa Menginap di Rumah Tommy Shelby

Baca juga: Phuket Akan Sambut Turis yang Sudah Divaksin Oktober 2021

Menyongsong dibukanya jalan tol Tebing Tinggi-Serbelawan, Sanggam Hutapea mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) di kawasan Danau Toba untuk lebih fokus dan serius membenahi, mengembangkan kawasan Danau Toba sebagai wisata kelas dunia.

Harus ada perubahan yang signifikan dan tidak lagi hanya mengandalkan keindahan alam Danau Toba, sehingga wisatawan bisa betah dan tidak bosan hanya menikmati keindahan alam Danau Toba.

"Beroperasinya nanti tol Tebing Tinggi-Serbelawan kita harapkan bukan hanya sekedar memperpendek jarak menuju Danau Toba, tetapi harus menjadi momentum pengembangan dan pembenahan kawasan pariwisata Danau Toba," tandasnya.

Pengembangan dan pembenahan kawasan pariwisata Danau Toba kata Sanggam Hutapea, harus menjadi skala prioritas para kepala daerah guna mampu menyuguhkan berbagai event yang bisa membunuh rasa bosan wisatawan terutama saat malam hari.

Produk budaya baik berupa tari tarian, musik tradisional, maupun pameran  busana  tradisional mutlak  dibutuhkan, sebagai salah satu solusi membuat wisatawan tidak bosan, dan itu adalah tugas masing-masing Pemda di kawasan itu 

Produk - produk wisata seperti acara - acara budaya harus dikemas dengan baik dan profesional dan digelar secara  rutin dan teratur, baik siang maupun malam hari.  

Menggali potensi -pontesi di kawasan Danau Toba menurut pebisnis yang berhasil di Jakarta ini, para kepala daerah di kawasan Danau Toba harus menghilangkan ego sektoral masing-masing daerah dan berkomitmen mendukung penuh pemerintah pusat membangun Danau Toba.

Sanggam menegaskan pengembangan kawasan Danau Toba sebagai wisata kelas dunia, bukan sepenuhnya tanggungjawab Pemerintah Pusat tetapi para bupati di delapan kabupaten yakni Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Simalungun juga harus proaktif.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved