Kuliner Sukoharjo

Kisah Pemilik Warung Viral Makan Rp 5 Ribu, Pernah Jadi Pembuat Genteng hingga Usaha Playstation

Pemilik warung makan dengan aturan "Jika Habis Bayar Rp 5 Ribu Tak Habis Bayar Rp 7 Ribu" tersebut merintis usaha dari nol.

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/ILHAM OKTAFIAN
Pemilik warung viral yang punya aturan "Jika Habis Bayar Rp 5 Ribu Tak Habis Bayar Rp 7 Ribu di Sukoharjo, Rudiyanto (45) 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Pemilik warung viral Rp 5 Ribu di Sukoharjo yakni Rudiyanto (45) menceritakan bagaimana awalnya dirinya terbesit membuat konsep rumah makan unik tersebut.

Pemilik warung makan dengan aturan "Jika Habis Bayar Rp 5 Ribu Tak Habis Bayar Rp 7 Ribu" tersebut merintis usaha dari nol.

Baca juga: Viral di Media Sosial, Warung Makan Rp 5 Ribu di Sukoharjo Kini Diserbu Pelanggan

Baca juga: Menikmati Warung Makan Viral di Sukoharjo : Makan Habis Bayar Rp 5 Ribu, Tak Habis Bayar Rp 7 Ribu

Diceritakan olehnya jika pria beranak satu itu pernah menjadi pembuat genteng.

"Dulu saya membuat gendeng sama petani padi, saat keliling ke beberapa warung makan diluar, saya belajar bagaimana menyajikan makanan pada pembeli dan sebagainya, sejak saat itulah saya tertarik dengan kuliner," katanya Jumat (5/2/2021).

Namun Rudy mengaku tak langsung membuka warung, setelah menjadi pembuat genteng dirinya banting stir dalam usaha playstation.

"Awal awal tahun 2002 itu PS lagi menjamur, saat itu banyak anak kecil yang kesini dan lapar, akhirnya saya ada ide untuk membuatkan makanan untuk mereka," paparnya.

"Tapi ternyata yang tertarik bukan hanya anak kecil tapi tetangga terdekat, sejak saat itulah saya fokus dalam warung ini," imbuhnya.

Warungnya sendiri mempunyai menu makan sebanyak 21 varian, mulai dari garangasem, Rica rica, pecel, Bothok hingga aneka jenis menu ayam.

Rudy membeberkan ada alasan tersendiri mengapa sejak pertama buka ada 21 menu tersebut.

"Perhitungan saya begini, kalau makan sehari 3 kali dan ditotal dalam 7 hari berarti ada 21 menu yang berbeda, saya ingin warga tidak bosen dan makan ganti ganti dalam seminggu," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved