Berita Terbaru Solo Raya

GeNose Kini Diujicoba di Stasiun Solo Balapan, Penumpang Rogoh Kocek Rp 20 Ribu, Berlaku 3 Hari

Harga tes GeNose terjangkau dibandingkan tes Covid-19 lainya, diantaranya rapid tes PCR atau Rapid Antigen.

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Ekayana
istimewa
Calon penumpang saat melakukan Tes Covid-19 GeNose di Solo Balapan 
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tes Covid-19 dengan metode pemeriksaan sampel napas menggunakan GeNose saat tengah diujicoba di Solo Balapan'>Stasiun Solo Balapan.

Harga tes Covid-19 GeNose di Stasiun Solo Balapan dipatok Rp 20 ribu.

Baca juga: Bikin Warga Kecele, Pengelola Pasar Gagan Boyolali Minta Maaf : Pasar Tetap Buka Sabtu Minggu

Baca juga: Meski Pasar Buka Saat Jateng di Rumah Saja, Pedagang Pasar Gede Solo Bingung : Yang Beli Siapa?

Hasilnya bisa berlaku selama 3 hari. 

Itu dijelaskan oleh penumpang kereta api, Violita seusai menjajal layanan GeNose tes di Stasiun Solo Balapan. 

Menurutnya, harga tes GeNose terjangkau dibandingkan tes Covid-19 lainya, diantaranya rapid tes PCR atau Rapid Antigen.

 "Harga tesnya terjangkau dan bisa dipakai selama 3 hari," paparnya. 

Awalnya dia ingin melakukan rapid antigen, namun lantaran tidak nyaman dengan cara pengambilan sampelnya. 

Dia memilih untuk melakukan tes covid-19 GeNose. 

"Kalau rapid antigen itu sakit saat tusuk hidung, kalau ini cuman pakai nafas aja," jelas dia. 

Dia mengaku lebih nyaman menggunakan GeNose untuk tes covid-19 karena tidak sakit dan hasilnya cepat. 

Harga tes tersebut Rp 20 ribu dan bisa digunakan selama 3 hari. 

"Hasil ini bisa digunakan untuk 3 hari," katanya. 

Awal Februari

Sebelumnya, pengecekan covid-19 kedepan nanti bakal lebih ramah dikantong. 

Apalagi untuk mereka yang berencana berpergian menggunakan transportasi darat lewat stasiun dan terminal.

Sebab, Pemerintah berencana menggunakan alat deteksi Covid-19 menggunakan sampel napas, GeNose, di stasiun kereta api dan terminal bus.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, alat pendeteksi Covid-29 buatan Universitas Gadjah Mada itu telah mendapatkan persetujuan edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satgas Penanganan Covid-19.

“Untuk itu, pada moda kereta api akan diterapkan secara wajib (mandatory) pada tanggal 5 Februari 2021. Sedangkan angkutan bus tidak wajib, tapi akan dilakukan pengecekan secara random menggunakan GeNose mulai 5 ferbuari 2021, yang akan dimulai dari Pulau Jawa terlebih dahulu,” tutur Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (24/1/2021).

Mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu pun sudah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk berkoordinasi dengan para Kadishub di seluruh Indonesia.

“Jika nanti saatnya dilakukan pengecekan secara acak dan seseorang dinyatakan positif maka yang bersangkutan tidak dibolehkan untuk berangkat,” ujarnya.

Lebih lanjut Budi mengimbau kepada masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi bus agar tidak memaksakan diri untuk berangkat jika merasa tidak enak badan atau sakit, karena di terminal-terminal bus dilakukan pengecekan secara acak.

“Kita ingin semua masyarakat tertib dan membantu pemerintah untuk menjaga protokol kesehatan dengan baik,” katanya.

Moda transportasi kereta api dan bus dipilih menjadi yang pertama untuk diterapkan pengecekan Covid-19 menggunakan GeNose, karena harga tiket pada rute tertentu lebih murah daripada pengecekan tes Covid-19 melalui Rapid Antigen atau PCR Test.

“Karena kereta api ada jarak-jarak tertentu, katakan Jakarta-Bandung Rp 100.000, kalau mesti antigen Rp 100.000 lagi itu kan mahal, apalagi tarif bus yang lebih murah lagi, ada yang cuma Rp 40.000 - Rp 50.000,” tuturnya.

“Tapi dengan GeNose ini harganya hanya Rp 20.000. Apalagi kalau nanti dengan skala besar bisa lebih murah menjadi Rp 15.000, jadi lebih terjangkau. Kami sudah pesan 200 unit untuk 44 titik stasiun di seluruh Jawa dan Sumatera,” tambahnya.

Sementara itu Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, terminal pertama yang akan menggunakan GeNose adalah Terminal Pulo Gebang.

“Dan secara bertahap kita sudah pesan 100 alat GeNose yang akan segera kita distribusikan ke daerah-daerah,” ucapnya. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved