Berita Terbaru Solo Raya

Bikin Warga Kecele, Pengelola Pasar Gagan Boyolali Minta Maaf : Pasar Tetap Buka Sabtu Minggu

Awalnya saat SE Gubernur Jawa Tengah terbit, mereka mengartikan bahwa pasar ditutup saat pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja. 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Spanduk Pasar Gagan Boyolali Tutup imbas misinformasi Gerakan Jateng di Rumah Saja, malah ciptakan kerumunan orang. 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, BOYOLALI - Pengelola Pasar Gagan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali meminta maaf pada masyarakat dan pedagang. 

Pengelola Pasar Gagan Yusuf Raharjo mengatakan, memang ada miskomunikasi dari mereka terkait penutupan pasar. 

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja, Objek Wisata di Karanganyar Kemungkinan Tetap Buka

Baca juga: Besok Ada Gerakan Jateng di Rumah Saja, Begini Kondisi Jual Beli di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo

Awalnya saat SE Gubernur Jawa Tengah terbit, mereka mengartikan bahwa pasar ditutup saat pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja

"Kami minta maaf pada masyarakat dan pedagang karena miskomunikasi ini," papar dia. 

Maksud mereka sebenarnya baik agar pedagang tidak merugi. 

Dia mengatakan, biasanya pedagang kulakan terlebih dahulu, dari pada nanti dagangannya berlebihan dan peraturannya tutup lebih baik disosialisasikan dahulu.

Namun, ternyata ada peraturan Pemerintah Boyolali pasar boleh buka. 

"Jandinya kami buka," katanya. 

Pasar Gagan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali diserbu masyarakat pagi ini, Jumat (5/2/2021). 

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved