Pandemi Belum Usai, Penumpang Dilarang Bicara Saat Naik KRL Solo - Jogja

Larangan tersebut diberlakukan dalam rangka mengurangi penyebaran virus Corona di dalam KRL. 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/ILHAM OKTAFIAN
Penumpang Kereta Api Listrik Solo-Yogya 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Sejumlah aturan bagi para pengguna kereta rel listril (KRL) rute Yogyakarta - Solo pulang pergi diberlakukan. 

VC Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan larangan berbicara menjadi satu diantara beberapa aturan yang diberlakukan. 

Baca juga: Ingin Jajal KRL Solo-Jogja Rp 1? Berikut Cara Beli KMT Hingga Antri Check In di Stasiun

Baca juga: Asal Mula Kata Umbul Brondong, Tempat Wisata Air yang Populer di Klaten

"Larangan bicara, baik secara langsung maupun via telepon," kata Anne.

Larangan tersebut diberlakukan dalam rangka mengurangi penyebaran virus Corona di dalam KRL. 

"Untuk mengurangi penyebaran virus melalui droplet," tutur Anne. 

Selain itu, Anne meminta supaya para pengguna tidak makan dan minum dalam KRL.

"Diharap mematuhi aturan kebersihan selama menggunakan KRL," ucap Anne. 

Para pengguna KRL juga tetap menjalani sejumlah protokol kesehatan Covid-19.

Pemeriksaan suhu tubuh menjadi satu diantaranya. 

Suhu tubuh para pengguna KRL maksimal 37,3 derajat celcius. 

"Wajib pakai masker. Pengguna KRL wajib cuci tangan di wastafel yang tersedia atau menggunakan hand sanitizer pribadi," kata Anne. 

"Berharap para pengguna KRL mematuhi marka-marka di stasiun dan KRL. Tetap menjaga jarak," tambahnya.(*)

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved