Menikmati Keindahan Rumah Hobbit di Lembah Sumilir Kaki Gunung Lawu, Spot Foto Favorit Wisatawan

Jarak tempuh yang jauh serta medan jalan yang menukik tinggi dan sedikit curam membuat pengendara harus berhati-hati saat ke lokasi.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN
Rumah Hobbit di Kaki Gunung Lawu Karanganyar 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, KARANGANYAR - Menikmati pesona alam Gunung Lawu memang tiada habisnya, banyak tempat wisata menarik mulai dari kawasan puncak hingga lereng.

Wisatawan memang banyak mengenal aneka wisata di Tawangmangu, namun sedikit yang tahu ada pesona menarik di kawasan Kecamatan Ngargoyoso. 

Baca juga: Ubah Kebun Teh Jadi Area Wisata, Warga Desa Kemuning Lakukan Secara Swadaya

Baca juga: Outbound di Ndayu Park Jadi Wahana Unggulan, Banyak Didatangi Siswa dari Jawa Timur 

Salah satu tempat yang wajib dikunjungi untuk wisata berada di Lembah Sumilir, yang berada di Dusun Milir, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. 

Butuh waktu sekitar dua jam apabila berangkat dari Kota Solo untuk mengunjungi area tersebut. 

Jarak tempuh yang jauh serta medan jalan yang menukik tinggi dan sedikit curam membuat pengendara harus berhati-hati saat ke lokasi. 

Namun jarak tempuh yang jauh serta waktu yang dihabiskan akan terbayarkan melihat indahnya pemandangan alam ciptaan Tuhan terhampar di depan mata. 

Hijaunya pemandangan kebun teh, menjadi sensasi tersendiri guna mengobati jiwa yang penat akan hiburan alam. 

Para wisatawan yang tiba hanya dipungut biaya sebesar Rp 7 ribu dengan rincian Rp 5 ribu untuk biaya retribusi dan Rp2 ribu untuk parkir. 

Setelah itu pengunjung bebas bermain sesuka hati di sepanjang lembah yang memiliki luas kisaran 6 hektar tersebut. 

Menurut ketua pengelola wisata yang tergabung dalam Paguyuban Lembah Sumilir, Winarno (36) bahwasanya mereka melakukan semua pembangunan wisata itu secara swadaya tanpa ada uluran bantuan dari pemerintah. 

"Kami bekerja gotong royong swadaya dari warga," katanya. 

Adapun spot foto andalan yang dicari pengunjung adalah Rumah Hobbit yang terinspirasi dari film barat. 

"Banyak pengunjung mau foto di situ karena seakan-akan sedang wisata di Eropa," ungkapnya.

Di areal tanah milik Kodam Diponegoro itu, masyarakat tak perlu khawatir dengan fasilitas umum saat wisata. 

Pihak pengelola telah menyediakan fasilitas dari area MCK, Musholla, hingga warung jajan yang bisa untuk istirahat sembari menikmati dinginnya lereng Gunung Lawu. 

Kini di masa pandemi Covid 19, total pengunjung mulai menurun secara signifikan dari yang sebelumnya bisa menyentuh angka ribuan pengunjung saat di akhir pekan, kini jumlahnya hanya puluhan bahkan tak jarang bisa dihitung dengan jari. 

"Kami harap pandemi Covid 19 bisa berakhir, karena masyarakat banyak yang khawatir terutama setelah ditambah dengan pemberlakukan PSBB jilid 2 ini," jelasnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved