PPKM di Klaten Diperpanjang, Objek Wisata Diizinkan Dibuka, Pengunjung Dibatasi Hanya 30 Persen

Dalam aturan PPKM di Kabupaten Klaten ada perubahan kebijakan, dari pemberlakuan sistem bawa pulang dan objek wisata.

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/ EKA FITRIANI
Wisatawan saat berenang di Umbul Kapilaler Klaten 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, KLATEN - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) di Jawa-Bali kini diperpanjang begitu pula di Kabupaten Klaten.

Kebijakan yang semula dijadwalkan berakhir pada 25 Januari 2021 itu diperpanjang 14 hari, mulai 26 Januari hingga 8 Febuari 2021.

Baca juga: Okupansi Hotel Tertinggi di Kota Malang Hanya 20 Persen Saat PPKM Diberlakukan

Baca juga: Sandiaga Bakal Ngantor di Bali, Berikut Alasannya

Dalam aturan PPKM di Kabupaten Klaten ada perubahan kebijakan, dari pemberlakuan sistem bawa pulang dan objek wisata.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSoloTravel.com perpanjangan PPKM di Kabupaten Klaten tertuang di Surat Edara Not 360/067 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Penbatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 19 di Kabupaten Klaten.

Surat ini sudah ditanda tangani oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani.

SE ini didasaei Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 2 tahun 2021, Peraturan Bupati Klaten nomor 40 tajun 2020, dan Surat Edaram Gubernur Jawa Tengah nomor 443.5/ 0001159 tanggal 25 Januari 2021.

Dalam SE ini, pengaturan bekerja dirumah dan di kantor, kegiatan belajar secara daring, kegiatan beribadah, kegiatan sektor esensial, serta kegiatan konstruksi tidak ada perubahan yang spesifik.

Namun pada jam operasional restoran dan sejenisnya dimundurkan yang semula pukul 19.00 WIB, kini berubah menjadi pukul 20.00 WIB untuk makan ditempat dan setelah itu diwajibkan makan bawa pulang hingga pukul 21.00 WIB.

Untuk jam operasional Mall, Departement Store, Torseba atau pusat pemberlanjaan lainnya diberikan waktu  hingga pukul 20.00 WIB.

Selain itu, untuk objek wisata di Kabupaten Klaten diizinkan dibuka dengan dibatasi 30 persen pengunjung dari kapasitas hingga pukul 15.00 WIB.

Pemberlakuan ini berlaku untuk  objek wisata Tirta, alam, religi, budaya/sejarah, dan buatan yang dikelola BUMDes, BUMD, BUMN, swasta dan masyarakat.

Sedangkan event seni budaya dan olah raga sementara masih belum diizinkan untuk dilaksanakan.(*)

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved